18:00 . Nurul Qur’an Bancar Kebobolan 8 Gol, Kesebelasan Mutholibul Huda Jenu Lolos Final   |   17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cara Menikmati Sayur Ares Kuliner Khas Lombok Ala Warga Tuban

bloktuban.com | Saturday, 23 April 2022 14:00

Cara Menikmati Sayur Ares Kuliner Khas Lombok Ala Warga Tuban Sayur Ares buatan warga Desa Lajukidul, Kecamatan Singgahan. (Foto:Lina/blokTuban.com)

Reporter : S.Y. Lailatul Erlina N.R.

blokTuban.com - Sayur ares merupakan kuliner khas Lombok (suku Sasak) yang diolah dari gedebog pisang muda paling dalam yang belum berbuah. Pohon pisang yang biasanya digunakan untuk bahan sayur satu ini adalah pisang kepok. 

Berbeda dengan daerah Lombok, warga Desa Lajokidul, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban justru memasak sayur ares tidak mengambil gedebog pisang muda, namun dengan mengambil bonggol pisang atau umbinya. 

Warga di Tuban selatan itu memiliki resep bumbu yang sama dan dimasak menggunakan santan, namun terdapat satu resep tambahan yaitu menggunakan kluwek. Jika pada gedebog pisang muda memiliki tekstur lembut ketika dimasak, berbeda pada bonggol pisang atau umbi pisang muda justru memiliki rasa yang kriuk.

“Di sini yang disebut ares itu ya bonggol atau umbi pisang, bukan gedebog atau batangnya. Bonggol pisang itu teksturnya kriuk di luar namun tetap lembut dalamnya,” ucap Suyatmi (46) kepada blokTuban.com, Sabtu (23/04/2022).

Resep untuk membuat sayur ares meliputi, bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, kemiri, lengkuas, kencur, merica, ketumbar, jinten, pala, cabe (seperti kayu berwarna hitam),  kayu manis, daun jeruk, garam, gula, penyedap rasa, santan dan kluwek. 

“Bahan yang digunakan adalah ares dan ditambah daging ayam kampung yang telah direbus agar campuran kuahnya lebih terasa nikmat, namun opsional kok bisa diganti sesuai selera” ucapnya.

Langkah-langkah yang dilakukan ketika hendak memasak sayur ares ala warga Tuban yaitu Ares yang telah dipisah dari batang pohon dikupas bersih kemudian di iris kecil-kecil sesuai selera dan dicuci bersih. Setelah itu direbus sampai teksturnya agak lunak. Bumbu yang telah disiapkan kemudian dihaluskan, lalu digoreng menggunakan api sedang. 

Sembari menunggu bumbu matang, peras santan sesuai kebutuhan. Bumbu yang telah matang kemudian dimasukan ke dalam santan bersama ares dan juga ayam kampus agar meresap sempurna, adus dan tunggu hingga sayur mendidih dan siap dihidangkan.

Masih tergolong jarang masyakarat yang mengetahui kenikmatan bonggol pisang. Rasa sayur ares yang gurih dan lezat dan pohon pisang mudah didapatkan, sehingga cocok dijadikan menu hidangan pada acara-acara besar atau bisa dijadikan inspirasi menu berbuka atau lebaran nanti. [Lina/Ali]

 

Tag : Tuban, Kabupaten Tuban, Sayur Ares, Lombok, Lajokidul, Singgahan, Kluwek



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat