Sambut HKB 2022, Karyawan dan Warga Tuban Ikuti Simulasi Tanggap Bencana BPBD

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Dalam rangka menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tahun 2022 yang akan diperingati pada 26 April mendatang, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tuban menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya simulasi tanggap bencana gempa bumi dan tsunami, Jumat (22/4/2022). 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji mengungkapkan tujuan diadakannya simulasi untuk mengedukasi para masyarakat di Kabupaten Tuban agar bisa menyelamatkan diri sendiri jika sewaktu-waktu terjadi bencana gemba bumi. 

“Tujuannya kita ingin mengedukasi karyawan kita sendiri dan MPP termasuk masyarakat untuk menyelamatkan diri jika bentul-betul ada gempa. Seperti tema HKB tahun ini siap untuk selamat,” paparnya saat dikonfirmasi blokTuban.com, Jumat (22/4/2022). 

Serangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu sendiri, dihadiri oleh sekitar 140 orang. Terdiri dari 50 karyawan BPBD Kabupaten Tuban, 50 personil Mall Pelayanan Publik (MPP) juga 40 masyarakat yang sedang berkunjung di MPP. 

Dalam simulasi tersebut, Sudarmaji menuturkan apabila terjadi bencana gempa bumi sebaiknya masyarakat tidak langsung bergegas untuk lari, akan tetapi mencari perlindungan di bawah meja atau tempat lain yang bisa melindungi kepala. 

“Kalau gempa misalnya jangan langsung lari, berlindung dulu di bawah meja atau tempat lain yang bisa melindungi kepala kita. Setelah itu baru lari dengan tetap melindungi kepala dengan kursi atau tas atau benda lain,” jelasnya. 

Selanjutnya, ia menambahkan apabila dalam situasi tersebut masyarakat berada dalam sebuah ruangan, maka harus segera keluar ruangan mencari titik kumpul atau tempat yang aman. 

Dengan adanya simulasi tanggap bencana yang dilakukan tersebut, maka Sudarmaji berharap hal tersebut bisa menekan resiko bencana yang terjadi seminim mungkin, sehingga tidak ada korban yang berjatuhan. 

“Kita mencoba untuk terus mengedukasi masyarakat supaya betul siap dan mampu menyelamatkan dirinya sendiri pas ada bencana. Karena kedatangan kita kan pasti bencana sudah terjadi. dengan demikian kita akan bisa menekan resiko bencana menjadi seminim mungkin,” kata mantan Kadis PRKP Tuban itu. 

Sekedar diketahui, selain melakukan simulasi tanggap darurat bencana gempa bumi dan tsunami, BPBD Kabupaten Tuban juga mengadakan uji sirine EWS banjir sungai bengawan solo di Desa Tambakrejo Kecamatan Rengel dan Desa Ngadipuro Kecamatan Widang, dengan menggunakan perangkat EWS banjir. 

Selain itu, juga melakukan pemasangan banner HKB Tahun 2022 serta membunyikan sirine serempak pada tanggal 26 April 2022 nanti. [Sav/Ali]