17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |   07:00 . Pengamen Badut Asal Jombang Diamankan Satpol PP Tuban, Peralatan Ngamennya Disita   |   06:00 . Kemendag Luncurkan MINYAKITA Rp14 Ribu per Liter, Lebih Murah dari Migor Curah di Tuban   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Harga Minyak tak Stabil, Omzet Penjual Gorengan di Tuban Naik Dua Kali Lipat

bloktuban.com | Sunday, 17 April 2022 11:00

Harga Minyak tak Stabil, Omzet Penjual Gorengan di Tuban Naik Dua Kali Lipat Tiga gorengan di Tuban kini harganya Rp2 ribu. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Bulan Ramadan 1443 H menjadi bulan yang membawa banyak berkah bagi masyarakat luas. Pasalnya, di bulan ini banyak pedagang yang kebanjiran rezeki dikarenakan dagangan yang dijualnya laku keras. 

Bahkan saat Ramadan tiba, tak jarang penjual takjil dadakan yang menjejali jalanan diberbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Tuban. Diantara berbagai menu takjil yang tersedia, salah satu yang paling digemari masyarakat ialah gorengan. 

Meskipun saat ini harga minyak goreng di Indonesia melambung tinggi, akan tetapi hal itu tidak menyurutkan minat masyarakat terhadap makanan satu ini. Bahkan lantaran sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya, rasanya tak lengkap jika berbuka tidak ditemani dengan  makanan renyah satu ini. 

Salah seorang pedagang gorengan di Kecamatan Widang, Suratmi mengatakan jika usaha yang digelutinya selama 4 tahun ini memang selalu laris saat bulan Ramadan tiba. 

“Alhamdulillah setiap tahun memang selalu laris kalau Ramadan, dulu sempat menurun sebentar awal Corona tapi sekarang sudah mulai stabil lagi,” katanya kepada blokTuban.com, Minggu (17/4/2022). 

Bahkan saking larisnya jualannya tersebut, perempuan 46 tahun ini mengaku jika omzet yang didapatkan setiap harinya naik hingga dua kali lipat dari hasil yang ia peroleh setiap harinya. Meskipun tahun ini ia harus menaikkan harga gorengannya, akan tetapi perempuan ramah ini menilai jika pelanggannya telah memaklumi hal tersebut. 

Jika sebelumnya Suratmi menjual gorengannya dengan harga Rp500 per biji, saat ini ia menaikkan tipis dengan harga Rp2 ribu untuk 3 biji gorengan. 

“Naiknya sekitar dua kali lipat, kalau hari biasa kira-kira dapat Rp200 ribu, kalau puasa ini bisa dapat Rp400 ribuan tapi kadang ya nggak nentu. Harga gorengan saya naikkan, sekarang tiga gorengan Rp2 ribu kalau dulu kan Cuma Rp500 an,” terangnya. 

Setiap harinya ada banyak jenis gorengan yang dijualnya, mulai dari tempe mendoan, pelas, bakwan, tahu isi, risolles, martabak kulit, tahu bulat, tahu petis, dan masih banyak lagi. 

Kendati saat ini dagangannya laku keras, akan tetapi ia berharap jika harga minyak goreng di Indonesia kembali normal seperti sedia kala, sehingga ia bisa menjual gorengan tanpa rasa khawatir. [Sav/Ali]  

 

Tag : harga minyak goreng, omzet penjual gorengan, naik dua kali lipat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat