18:00 . Cegah Tipikor, Kejari Tuban Minta Masyarakat Tak Ragu Lapor   |   17:00 . Jangan Sepelekan Campak, Dampaknya Sebabkan Diare Berat hingga Kematian   |   16:00 . Trailer Film Malaysia Genre Horor - 'PULAU' Siapa Pergi Dia Mati   |   15:00 . Jadwal Tayang Bioskop NSC Tuban 27 Januari 2023: Ada 6 Film Pilihan untuk Kamu   |   14:00 . Hujan Petir Masih Berpotensi Guyur Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro Hari Ini   |   13:00 . Unik !! Pohon Pisang di Plumpang Kabupaten Tuban Bercabang dan Berbuah 2 Tandan   |   12:00 . Update Sembako Tuban 27 Januari 2023: Cabai Biasa Turun Rp10.000, Telur Ayam Rp2.000/Kilogram   |   11:00 . Kasus Gizi Buruk Anak di Tuban Turun, Angkanya 21,5 % Level Nasional dan 19,2 % di Jatim   |   10:00 . Harga Emas Antam Hari ini 27 Januari 2023 Turun Rp5.000 Per Gram, Sejumlah Stock Kosong   |   09:00 . Desi Astutik Pendamping Produk Halal yang Getol Dampingi Pelaku UMKM   |   08:00 . Cara Rasulullah Berdzikir, Tanpa Alat Hanya Menggunakan Jari   |   07:00 . Resep Bolu Gulung Keju DEBM, Tanpa Menambahkan Tepung   |   20:00 . Miniatur Mobil Jadikan Pemuda Tuban Jutawan, Produknya Tembus Berbagai Kota   |   19:00 . 3.923 Anak di Tuban Putus Sekolah, Salah Satu Pemicunya Menikah Usia Dini   |   18:00 . Capaian Vaksin Booster di Tuban 34,42%   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cicipi Nugget Ayam Wortel Dapur Desa Isian 12, Solusi Mudah Saat Perut Lapar

bloktuban.com | Wednesday, 16 March 2022 15:00

Cicipi Nugget Ayam Wortel Dapur Desa Isian 12, Solusi Mudah Saat Perut Lapar Nuget ayam isian 12 solusi tepat pada saat lapar. (Foto:Sav/blokTuban.com)

Reporter : Savira Wahda Sofyana 

blokTuban.com – Aktivitas padat yang dilakukan sehari-hari dalam bekerja, membuat sebagian orang menjadi malas untuk memasak dan memilih makanan cepat saji sebagai solusinya. Rabu (16/3/2022). 

Meskipun menjadi solusi yang baik, terkadang membeli makanan cepat saji juga memerlukan waktu cukup banyak untuk memesannya. Salah satu kendalanya mengantre lebih dahulu, terlebih ketika menggunakan ojek online. 

Saat menunggu makanan, tentu membuat perut yang lapar menjadi semakin tidak terkontrol. Oleh karena itu, ada alternatif lain yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa lapar tanpa menunggu waktu lama, yaitu frozeen food. 

Meskipun memerlukan waktu beberapa menit untuk memanasinya, akan tetapi waktu tersebut masih bisa kita kendalikan sendiri. Salah satu frozeen food handmade, asli buatan warga Tuban ialah nugget ayam wortel dapur desa yang hadir sejak akhir 2021 lalu. 

“Mulai usaha ini masih baru di bulan Desember tahun kemarin,” ungkap Lilis Supartini, Owner Dapur Desa kepada blokTuban.com saat ditemui di rumah produksinya. 

Nugget ayam buatan perempuan ramah ini selain bisa dinikmati bersama nasi, juga bisa disantap untuk dijadikan cemilan. Disarankan saat memakannya nugget masih dalam keadaan hangat, agar lebih terasa nikmat. 

Selain menjual nugget Ayam wortel, Lilis juga menjual berbagai menu lainnya seperti, sambal bawang, kentang pedas manis, sambal pecel, dan juga kering tempe kacang teri. Bukan hanya enak, nugget ayam wortel buatan perempuan bercadar ini juga sangat murah hanya Rp10 ribu per kemasan dengan isian 12. 

Lebih lanjut, tidak hanya penyajiannya yang lebih praktis saja, namun kelembutan rasa ayam dipadu dengan gurihnya tepung panir juga sangat mendominasi saat lidah menggigitnya. Maka tak heran jika tak sedikit orang yang suka dengan rasa yang ditawarkannya. 

“Untuk nugget ayam wortel harganya Rp10 ribu isi 12, ketahanannya bisa sampai 3 bulan kalau di taruh dalam frezeer,” katanya. 

Karena tidak setiap hari memproduksi, maka sekali memproduksi makanan tersebut Lilis selalu memproduksinya dengan jumlah cukup banyak. Untuk takarannya, ia mengaku jika dua kilogram ayam bisa dijadikan sekitar 35 kemasan nugget. [Sav/Ali] 

 

Tag : Nuget ayam, Kuliner Tuban, Owner Dapur Desa, Solusi Lapar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat