Pemenang Unirow Fest Digratiskan Daftar Ulang Kuliah

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pemenang Unirow Fest digratiskan daftar ulang, jika ingin melanjutkan kuliah di kampus Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. Reward tersebut disampaikan dalam penganugerahan acara di gedung rektorat lantai II, Selasa (22/02/2022).

Unirow Fest 2022 digelar untuk memperingati dan memeriahkan dies natalis ke-15 kampus swasta yang beroperasi di Jalan Manunggal No. 61 Tuban itu. Diwarnai dengan beragam perlombaan untuk pelajar di Tingkat SMA di seluruh Kabupaten Tuban. 

Lombanya meliputi, Tiktok Chalenge, Mobilegraphy, Stand Up Comedy, Baca puisi, cipta puisi, Karya Tulis Ilmiah Remaja (KTI) dan yang terakhir Mobile Legends.

Selain dihadiri para pemenang lomba pada puncak acara, turut dihadiri Rektor Unirow, para Wakil rektor Unirow, Pengurus PPLP-PT, Dekan, Direktur Pasca, kepala lembaga, Pendamping lomba dan pemenang lomba.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1, Warli, mengucapakan selamat kepada para semua pemenang dari semua unsur lomba, baik juara 1, 2 atau 3.  Mudah-mudahan bisa memberikan motivasi dan semangat kepada yang lain.

"Kegiatan Unirow Fest 2022 ini digelar untuk memeriahkan dies natalis ke-15. Sebenarnya kegiatan tersebut ingin dilaksanakan di Kampus, namun karena ada pandemi dan masih dibatasi," ungkapnya.

Warli menegaskan, bagi para pemenang akan diberi keringanan untuk kuliah di Unirow, diantaranya gratis daftar ulang. 

"Bagi pemenang lomba yang ingin melanjutkan kuliah di Unirow, kami gratiskan biaya daftar ulang," tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan, Rektor Unirow, Supiana Dian Nurtjahyani. Rektor perempuan itu mengucapkan terima kasih kepada para bapak ibu guru yang telah mendedikasikan dirinya untuk bisa membimbing putra-putrinya.

"Untuk anak-anakku yang menang, dan ingin melanjutkan kuliah Unirow digratiskan daftar ulang," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, rektor juga memotivasi para pemenang lomba yang mana masa muda adalah masa yang tidak akan datang dua kali. Hal paling utama adalah sudah memenangkan dirinya sendiri.

"Sekarang yang diukur bukan materi pelajaran yang dihabiskan dalam setiap tahun ada duduk di bangku sekolah, tapi kompetensi apa yang anda dapat setelah menempuh studi di tingkatan jenjang sekolah menengah atas," tandasnya. [Ali]