18:00 . Nurul Qur’an Bancar Kebobolan 8 Gol, Kesebelasan Mutholibul Huda Jenu Lolos Final   |   17:30 . Trending! Nathalie Holscher Gugat Cerai Sule, Putri Delina Disebut Biang Keladi   |   17:00 . Manganan di Gedongombo Tuban : Berharap Tanaman Lebih Subur   |   16:00 . Tumpah Ruah 1.700 Warga Gedongombo Tuban Manganan di Makam Syeh Maulana Iskhak Al-Maghribi   |   15:00 . Persiapan Wukuf, Jemaah Haji Asal Tuban Mulai Geser ke Arafah   |   14:00 . Harga Bawang Putih di Tuban Naik Ikuti Bawang Merah, Hampir Setara Minyak Goreng Kemasan   |   13:00 . 10 Destinasi Wisata di Tuban Pas Banget Buat Liburan Idul Adha, Buruan Piknik!   |   12:00 . Meraup Cuan dari Usaha Tusuk Sate Jelang Idul Adha di Tuban   |   11:30 . Tusuk Sate Tuban, Usaha Keluarga Sejak 1987   |   11:00 . Ramalan Shio 7 Juli 2022: Bisa Jadi yang Kalian Butuhkan Adalah Healing!   |   10:30 . Bakal Tusuk Sate di Tuban Dijemur Sehari   |   10:00 . Lowongan Kerja Lulusan SMA hingga S1 Ada 10 Formasi di PT Indofood Group   |   09:30 . Kampung Tusuk Sate di Tuban   |   09:00 . Prestasi Tuban di Porprov Jatim VII Melesat, Mas Bupati Turun Langsung hingga Atlet Pecahkan Rekor   |   08:00 . 5 Butir Isi Perjanjian Hudaibiyah, Antara Kaum Muslim dan Quraisy   |  
Thu, 07 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dawetan Tutup Ritual Bersih Sumur Wali Bejagung Dua Tahunan

bloktuban.com | Friday, 26 November 2021 15:30

Dawetan Tutup Ritual Bersih Sumur Wali Bejagung Dua Tahunan TRADISI : Usai Bersih-Bersih Sumur Wali Sunan Bejagung, Warga Melakukan Acara Dawetan, yakni Berbagi Minuman Dawet antarwarga (foto:ali)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Masyarakat Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban sampai sekarang masih memegang teguh tradisi leluhurnya. Di antaranya adalah bersih sumur Wali Bejagung yang ditutup dengan tradisi dawetan, Jumat (26/11/2021).

Dalam paripurna tradisi bebersih sumur kali ini diikuti ratusan warga dari usia anak-anak hingga lansia. Kedatangan warga untuk berdoa kepada Tuban YME supaya selalu dalam perlindungan-Nya.

Kepala Desa Bejagung, Aang Sutang kepada blokTuban.com mengatakan tradisi sangat kental dan terus dilestarikan di Bejagung. Diawali dengan sedekah bumi se-Kabupaten Tuban di Bejagung, kemudian minggu berikutnya diadakan barikan.

"Barikan itu bancakan setelah Salat Jumatan diikuti warga desa dan dilaksanakan selama tujuh minggu," ujar Aang melalui sambungan telepon.

Misalnya dalam pekan pertama, judulnya membawa nasi byar maka semua warga berbondong-bondong membawa nasi yang telah ditentukan tersebut. Begitupula jika ketan towo, ketupat, atau arang-arang kambang maka semua warga membawanya.

Sedangkan paripurnanya dua tahun sekali prosesi bebersih sumur wali. Pelaksananya adalah tali aris Mbah Pamor yang merupakan santri Mbah Syeh As'ari yang ditugaskan membuat sumur. Sebab, pada masa itu Kecamatan Semanding khususnya Desa Bejagung tidak ada sumber mata air.

"Akhirnya menjadi legenda sampai sekarang yang diyakini oleh masyarakat sebagai penyembuh luka kulit dan penyakit lainnya. Khusus masyarakat Bejagung sendiri ketika punya hajat seperti khitan dan manten harus menyertakan air sumur Bejagung dalam makanannya," imbuhnya.

Lebih dari itu, kenapa harus tali aris maksudnya waris dari Mbah Pamor buyut-buyut warga Bejagung dari puluhan tahun lalu. Tidak ada yang berani ngeduk sumur bila bukan warisnya. Untuk saat ini waris yang masuk ke dalam sumur adalah Kades Bejagung.

Ketika bersih sumur selesai, kemudian ditutup setelah Salat Jumatan masyarakat dibagi dua. Satu membawa dawet, dan kelompok lainnya membawa tumpeng. Falsafahnya mereka yang membawa tumpeng ditukar dengan tumpeng, begitu sebaliknya bagi bertugas membawa tumpeng.

"Di situlah yang dinamakan keguyuban, seduluran dijaga sampai era milenial sampai sekarang. Tradisi ini akan terus dikampanyekan sampai generasi yang paling bawah. Jangan sampai tergerus jaman dan harus diketahui minimal anak-anak kelas 5 SD," bebernya.

Sebagaimana dengan Aang, sejak kecil mulai kelas 4 SD telah diajari orang tuanya tata caranya. Sekaligus diberi pesan bahwa suatu saat dirinyalah yang akan masuk ke dalam sumur wali di Desa Bejagung. [ali/ono]

 

Tag : ritual, budaya, sumur wali, sunan bejagung, desa bejagung, bersih sumur



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat