21:00 . Susur Sungai, BPBD Tuban Temukan Titik Bantaran Sungai Bengawan Solo Longsor   |   20:00 . Satreskrim Polres Tuban Tetapkan FZ Sebagai Tersangka Kasus Investasi Bodong   |   19:00 . Kapalnya Terbakar, Nelayan Palang Telan Kerugian Rp85 Juta   |   18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kendalikan Banjir di Tuban, Khofifah Tanam Alpukat Aligator, Lindra Tanam Bisbul

bloktuban.com | Thursday, 28 October 2021 17:00

Kendalikan Banjir di Tuban, Khofifah Tanam Alpukat Aligator, Lindra Tanam Bisbul Gubernur Khofifah menanam bibit Alpukat Aligator. (Foto: blokTuban.com/Ali Imron)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Bencana banjir tahunan di Kabupaten Tuban ternyata menjadi perhatian serius Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Langkah nyata pencegahan bencana tersebut diwujudkan dengan tanam ratusan bibit pohon bersama Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Bupati Lamongan, pelaku industri di Tuban dan elemen masyarakat di wisata Pantai Sowan, Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Tuban, Kamis (28/10/2021).

Di kesempatan ini, Gubernur Khofifah menanam bibit Alpukat Aligator. Tanaman ini terbilang mudah dibudidayakan serta memiliki delapan kelebihan. Seperti memiliki ukuran buah jumbo, daging buah tebal, citarasa gurih, tingkat adaptasi tinggi, bersifat genjah, perawatan yang mudah, tahan terhadap serangan ulat, dan tingkat produktifitas tinggi.

Sedangkan Bupati Lindra menanam tanaman Bisbul. Tanaman langka tersebut dipilih karena nilai ekonominya rendah, sehingga resiko di tebang juga sedikit dibanding tanaman lainnya.

Tanaman bisbul tumbuh tidak terlalu tinggi, umumnya sekitar 15 meter saja. Memiliki rasa buah yang manis, batangnya yang lurus tegang bewarna cokelat kemerahan hingga hitam, kayunya yang keras, berserat halus, dan bercabang banyak.

Buah Bisbul sendiri memiliki lima manfaat. Mulai dapat menjaga kesehatan jantung, menjaga sirkulasi darah, kesehatan pencernaan, meningkatkan kesehatan pernapasan, dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

“Buah bisbul ini termasuk langka dan buahnya tidak untuk dikomersialkan karena marketnya rendah. Kami biasa menyebut buah mentega dan di Grahadi Surabaya ada,” kata Khofifah disela penanaman bersama Bupati Tuban.

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan, bahwa penanaman di wilayah pesisir ujung barat Jawa Timur untuk mendukung ekosistem dan daya dukung lingkungan. Sering kali, mendengar peringatan pemanasan global dan solusinya adalah penanaman. Format-format vegetasi sangat mungkinmenadi terdampak bila ada angin putting beliung, bencana hidrometeorologi, maupun La Nina.

Peringatan dari BMKG mulai bulan November-Februari akan terjadi La Nina dan hidrometeorologi. Bila daya dukung lingkungan tidak dikuatkan secara bersama-sama, maka pemanasan global akan berimbas pada pemanasan bumi.

“Format yang sama telah Pemprov Jatim lakukan di Madiun. Setelah dari Tuban sore nanti kita akan ke Ujung Pangkah Gresik untuk menanam Mangrove. Restorasi mangrove digalakkan pada bulan ini supaya habitat laut bisa hidup. Harapannya di akar mangrove ada kepiting dan udang,” imbuhnya.

Makanan kepiting dan udang, lanjut Khofifah adalah plangton di akar mangrove tersebut. Jika ekosistem seperti itu dibangun akan menguatkan daya dukung lingkungan di kawasan pesisir Jawa Timur.

Pada kunjungan di Tuban, Khofifah juga mengapresiasi produk kelompok tani hutan. Kelompok-kelompok tersebut sekarang sudah mulai memproduksi barang jadi, sehingga untuk pengiriman antar pulau, provinsi dan antar Negara semakin kecil barang mentah.

Perlu diketahui, selain penanaman Khofifah bersama rombongan juga melakukan peninjauan vaksinasi, pelepasliaran burung air, dan penyerahan SK perhutanan sosial serta pemberian bantuan hibah sarana prasarana ekonomi produktif beserta benih tanaman porang dari Dirut Perum Perhutani. [ali/sas]

Tag : gubernur, jatim, khofifah, alpukat, aligator



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more