19:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, TPQ Al-Ma’ruf Adakan Pawai Bersama   |   18:00 . Overkapasitas Tak Halangi Lapas Tuban Terima 20 Napi Pindahan Asal Mojokerto   |   17:00 . Industri Kilang Berpotensi Ubah Alur Tangkap Ikan Nelayan, Ini Saran Pakar   |   16:00 . Lahan Kosong Disulap Jadi Tempat Bisnis Nursery   |   15:00 . Es Puter Legendaris, Kuliner Jadul Asal Klaten   |   14:00 . Sarasehan HSN di Bongok, Begini Pesan Bupati Tuban Untuk Para Santri   |   13:00 . Bupati Tuban Apresiasi Penanaman Pohon Kopi di Kawasan Hutan Lindung Bongok Jetak   |   12:00 . Songsong HJT ke-728, Unirow Gelar Diskusi Permasalahan Pesisir Tuban   |   11:00 . Hadapi Tantangan Digital, Ansor Jatim Gembleng Kader Melalui Madrasah Cyber Jilid Dua   |   10:00 . Wajib Coba! Dimsum Mr. San Tawarkan 19 Macam Menu   |   09:00 . Ini Bedanya Tomat Jenis Corona dan Servo   |   08:00 . Begini Peran Santri dalam Pembentukan NKRI   |   07:00 . Cara Minimalisir Anak Kecanduan Gawai, Psikolog: Beri Anak Pilihan Kegiatan   |   20:00 . Punya Ikan Hias dan Sering Mati? Ini Solusinya!   |   19:00 . Menang 1-0 Saat Uji Coba Lawan Bojonegoro FC, Pelatih Bumi Wali FC Akui Puas   |  
Sun, 24 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pandemi, Petani Tuban Untung Tanam Bawang Merah Varietas Tajuk

bloktuban.com | Wednesday, 13 October 2021 12:00

Pandemi, Petani Tuban Untung Tanam Bawang Merah Varietas Tajuk Taufik menujukkan bawang merah varietas Tajuk dengan hasil super/besar-besar. (Foto: blokTuban/Ali Imron)

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com – Pandemi Covid-19 hampir berdampak pada seluruh sendi kehidupan di Indonesia. Salah satu sektor yang tidak begitu terdampak adalah pertanian. Seperti yang dialami para petani bawang merah di Kabupaten Tuban.

Pekan ini para petani yang berada di Desa Ngino, Kecamatan Semanding sedang panen raya. Empat pekerja bersama satu pemilik lahan berbaris memanen bawang merah varietas Tajuk yang setiap hari menjadi kebutuhan dapur keluarga.

Cara memanen bawang merah tidaklah sulit. Cukup ditarik perlahan, biji bawang merah sudah terlihat. Di bawah terik sinar matahari, para petani terus semangat karena harga panen kali ini cukup tinggi kisaran Rp16-18 ribu per Kilogramnya.

“Kami sudah dua tahunan menanam bawang merah varietas Tajuk. Hasilnya lebih menguntungkan daripada menanam padi,” kata Taufik (35) kepada reporter blokTuban.com disela panen bawang, Rabu (13/10/2021).

Taufik mengatakan, musim kemarau adalah waktu yang baik untuk pertumbuhan bawang merah. Hasil panennya pun melimpah dan besar-besar ukuran bawangnya.

“Istimewa dan super bawangnya saat kemarau. Dipanen saat bawang usia 60 hari,” imbuhnya.

Di lahan 1.500 meter persegi, ia memprediksi mendapatkan 1,3 ton bawang merah dengan harga minimal Rp16 ribu. Harga tersebut menurutnya standart karena harga pupuk dan tenaga perawatan juga mahal.

Untuk menghasilkan bawang merah kualitas super, Taufik berbagi sedikit resep perawatan. Saat kemarau hampir setiap hari bawang harus disiram, waktu yang tepat sore jam 4 atau malam untuk menghindari sinar matahari.

“Hama ulat yang paling banyak di tanaman bawang tapi bisa dikendalikan dengan obat kimia,” ujarnya.

Taufik juga menceritakan modal awal untuk menanam bawang merah di lahan 1.500 meter persegi kurang lebih Rp6-7 juta. Ketika panen diprediksi mendapatkan uang Rp15 juta lebih. Rencananya bawang merah yang sudah terkumpul akan dijual langsung ke Pasar Baru Tuban. [ali/sas]

Tag : varietas, bawang, merah, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more