19:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, TPQ Al-Ma’ruf Adakan Pawai Bersama   |   18:00 . Overkapasitas Tak Halangi Lapas Tuban Terima 20 Napi Pindahan Asal Mojokerto   |   17:00 . Industri Kilang Berpotensi Ubah Alur Tangkap Ikan Nelayan, Ini Saran Pakar   |   16:00 . Lahan Kosong Disulap Jadi Tempat Bisnis Nursery   |   15:00 . Es Puter Legendaris, Kuliner Jadul Asal Klaten   |   14:00 . Sarasehan HSN di Bongok, Begini Pesan Bupati Tuban Untuk Para Santri   |   13:00 . Bupati Tuban Apresiasi Penanaman Pohon Kopi di Kawasan Hutan Lindung Bongok Jetak   |   12:00 . Songsong HJT ke-728, Unirow Gelar Diskusi Permasalahan Pesisir Tuban   |   11:00 . Hadapi Tantangan Digital, Ansor Jatim Gembleng Kader Melalui Madrasah Cyber Jilid Dua   |   10:00 . Wajib Coba! Dimsum Mr. San Tawarkan 19 Macam Menu   |   09:00 . Ini Bedanya Tomat Jenis Corona dan Servo   |   08:00 . Begini Peran Santri dalam Pembentukan NKRI   |   07:00 . Cara Minimalisir Anak Kecanduan Gawai, Psikolog: Beri Anak Pilihan Kegiatan   |   20:00 . Punya Ikan Hias dan Sering Mati? Ini Solusinya!   |   19:00 . Menang 1-0 Saat Uji Coba Lawan Bojonegoro FC, Pelatih Bumi Wali FC Akui Puas   |  
Sun, 24 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Unik! Petani Tuban Andalkan Burung Hantu Usir Hama Tikus

bloktuban.com | Tuesday, 28 September 2021 15:00

Unik! Petani Tuban Andalkan Burung Hantu Usir Hama Tikus Pagupon/Rumah burung Hantu dipasang petani di tengah area sawah

Reporter:h Savira Wahda Sofyana

 

blokTuban.com – Hama tikus merupakan salah satu sumber masalah yang sering dialami oleh para petani. Hal ini disebabkan karena tikus sering kali menjadi penyebab kerusakan pada tanaman dan menimbulkan kerugian bagi para petani.

Namun saat ini petani di Dusun Mojo Terong, Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban punya cara unik untuk membasmi hama tikus dengan menggunakan burung hantu.

Burung hantu yang digunakan oleh para petani Kedungsoko merupakan burung hantu dengan jenis Tyto Alba. Metode penggunaan burung hantu ini sudah dimulai sejak 5 tahun yang lalu.

Bermula dari salah seorang warga dari kelompok tani di desa ini melakukan pelatihan bersama kelompok tani lainnya di Blitar.

“Pertama ada musyawarah dari desa terlebih dahulu, terus ada ide seperti itu kemudian dibuat,” Ucap Muhammad Roi (45) salah satu petani saat ditemui di persawahan miliknya pada Selasa, (28/09/2021).

Burung Hantu memang dinilai sangat ampuh untuk membantu para petani mengusir hama tikus, namun biasanya para petani Kedungsoko ini tidak serta merta mengandalkan predator alama tikus ini saja.

“Ya biasanya tetap dipasang racun tikus juga, kan kalau burung hantu paling-paling 2 tikus aja udah kenyang,” ujarnya.

Seiring waktu jumlah burung-burung hantu di daerah tersebut semakin banyak. Biasanya burung hantu berdatangan secara sendirinya pada malam hari dan melakukan aksinya dengan memangsa tikus-tikus yang menjadi keresahan warga selama ini.

“Kalau siang burungnya berkeliaran, kalau sudah mulai petang baru pulang ke rumahnya,” jelasnya.

Untuk menjadikan burung hantu sebagai predator alami tikus, petani Kedungsoko ini membuat pagupon atau rumah-rumahan burung dibeberapa area persawahan. Roi juga mengatakan bahwa dampak yang dirasakan setelah adanya burung hantu tersebut adalah berkurangnya hama tikus yang selama ini menyerang persawahan mereka. [sav/lis]

 

 

 

Tag : Petani, pagupon, burung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more