08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |   14:00 . Hati-hati Calo Plasma Sudah Berkeliaran di Tuban   |   13:00 . Anggaran KONI Dikepras, FPKB Teriak   |   12:00 . Ringankan Beban Warga, Lapas Salurkan 50 Paket Sembako   |   11:00 . Sidak Bansos, Bupati Sorot Kinerja Pendamping, Agen hingga Supplier   |   09:00 . Kapolda Jateng Ajak Warga Pergerakan Jalan Bareng   |   08:00 . Dewan Pers Apresiasi Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19   |   07:00 . Jangan Buka Jendela Saat Cuaca Panas, Ini Anjuran Dokter   |   20:00 . PPKM Level 4: Polisi Bagi Bansos Ke PKL   |   19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |  
Fri, 30 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Boleh Silaturahim Tatap Muka, Tapi Tetap Pakai Masker

bloktuban.com | Friday, 14 May 2021 11:00

Boleh Silaturahim Tatap Muka, Tapi Tetap Pakai Masker

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Jika rindu untuk bertemu sanak famili dan orang tua sudah tidak terbendung, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Tuban memperbolehkan masyarakat untuk bersilaturahim tatap muka.

Kelonggaran tersebut tetap ada syaratnya, yaitu tetap memakai masker selain saat makan dan minum. Dengan mentaati protokol kesehatan tersebut, setiap orang dapat ikut berjuang menekan penyebaran virus kepada orang tercinta.

Kepala Dinas Kesehatan Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, silaturahim di saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebelum pandemi. Saat ini sudah ada solusi melalui virtual.

"Pakai video call lebih aman dan memang dianjurkan pemerintah. Utamanya yang memiliki keluarga jauh di luar kota atau provinsi," ujar Bambang kepada reporter blokTuban.com, Jumat (14/5/2021).

Hal yang perlu diwaspadai saat silaturahim adalah saling bersentuhan baik saat salaman, berpelukan dan cium pipi. Selain itu saat makan bersama juga harus saling menjaga satu dengan yang lain.

Dengan mematuhi protokol kesehatan 5M yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, maka dapat menyelamatkan keluarga dari paparan virus.

"Meskipun kasus corona di Tuban melandai di bawah 10 kasus setiap harinya, kita tidak boleh abaikan prokes 5M," pesan mantan Kepala Puskesmas Tambakboyo.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Jakarta juga menegaskan, yang dilarang saat mudik Lebaran itu silaturahmi fisik. Hal ini mengingat tradisi mudik Lebaran kental dengan sentuhan fisik, seperti saling bersalaman.

Pada kondisi pandemi COVID-19, sentuhan fisik dapat berpotensi menularkan virus Corona. Oleh karena itu, peniadaan mudik berlaku mulai 6-17 Mei 2021 sebagaimana isi Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah. [ali/mu]

Tag : idul fitri, prokes, lebaran, silaturrohim

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat