20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jelang Lebaran Penjual Parcel Diserbu Pembeli

bloktuban.com | Wednesday, 05 May 2021 14:00

Jelang Lebaran Penjual Parcel Diserbu Pembeli

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com – Sepekan menjelang lebaran toko yang menyediakan parcel lebaran diserbu banyak pembeli, uniknya sejumlah penjual alami kesusahan untuk melayani semua pembeli karena terlalu banyak.

Bella, salah satu pemilik usaha parcel ini mengungkapkan, bahwa permintaan parcel mulai naik sejak tiga hari lalu.

“Hampir setiap lebaran saya menjual parcel lebaran, sejak awal bulan mei sudah banyak yang beli,” ungkap Bella.

Bella juga merinci, hingga pekan ini untuk pemesanan paket parcel kue kering maupun paket parcel campuran sendiri telah terjual 30.

"Tiga hari ini yang terjual sudah 30 parcel , ini untuk yang paket parcel kue. Yang eceran enggak ngehitung," jelas Bella.

Paket-paket parcel yang dijual Bella pun bervariasi. Dari mulai paket kue kering maupun kaleng isi 4-6 seharga Rp50.000, paket kue kering isi 5 terjual Rp105.000, paket isi 4 kalengan berserta 1 sirup seharga Rp110.000,.000 sampai Rp200.000, dan ada kue eceran dari harga Rp10.000 sampai Rp50.000 per toples. 

“Yang paling laris kue eceran dan kue parcel paket  4-6,” tambahnya.

Sementara itu, Prapti, salah satu penjual snack lebaran mengaku, bahwa penjualannya sempat sepi, namun kini mulai ramai.

Untuk snack lebaran yang dijual oleh Prapti ini hanya menyediakan eceran kue kering maupun kue basah.

"Kalau di saya, yang saya jual ada snack kue kering hingga kue basah, kurma, aneka kerupuk dan lainnya" imbuhnya.

Untuk harga yang dijual pun bervariasi, mulai Rp 5.000 untuk kue kering, kerupuk ukuran kecil hingga Rp 50.000, dan Rp25.000-Rp100.00 untuk paket parcel kue basah maupun brownies.[ulf/ono] 

 

Tag : kuelebaran, snack, lebaran



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more