18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |   20:00 . Sapa Warga Binaan di Lapas, Wabup Tuban Harap Setelah Bebas Warga Binaan Bisa Mandiri   |   20:00 . BUMDes Ngadirejo, Hadir untuk Tingkatkan Perekonomian Desa   |   19:00 . Polisi Pasang Imbauan Larangan Parkir dan Bermain di Jembatan TBT   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Hasil Tes PCR Negatif, 14 Pekerja Migran Dijemput Keluarga

bloktuban.com | Wednesday, 05 May 2021 11:00

Hasil Tes PCR Negatif, 14 Pekerja Migran Dijemput Keluarga

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah selesai menjalani karantina selama tiga hari di Tuban Sport Center Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding mulai dijemput keluarganya, Rabu (5/5/2021).

Sebelum pulang, satu persatu tenaga kerja di Negeri Jiran Malaysia tersebut dites PCR oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban. Pekerja yang hasil tesnya negatif kemudian diijinkan berjumpa dengan keluarganya.

"Dari total 19 pekerja migran yang dikarantina, 14 orang di antaranya dibolehkan pulang dengan dijemput keluarganya," ujar Kepala Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP & TK) Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati kepada reporter blokTuban.com.

Adapun pekerja yang pulang pada tanggal 4 Mei 2021 berjumlah enam orang rombongan dan hari ini tanggal 5 Mei 2021 rencananya delapan orang dijemput keluarganya.

Diberitakan sebelumnya, pada bulan Ramadan 1442 H Provinsi Jawa Timur kedatangan pekerja migran 14 ribu orang dari Malaysia dan Singapura. Selain mudik lebaran, visa bekerja para pekerja migran juga telah habis.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kedatangan pekerja migran asal Tuban harus mengikuti prosedur. Mulai dari karanrtina dan tes PCR. Saat tiba di rumah, pekerja migran juga masih harus isolasi mandiri lagi.

Selain fokus ke pekerja migran, Satgas Covid-19 juga memantau pemudik yang melintas di jalur Pantura dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Mereka yang tidak bisa menunjukkan surat jalan dan kesehatan, terpaksa disuruh putar balik. [ali/ono]

 

Tag : buruhmigran, pekerjamigran, karantina



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more