19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Menteri KKP Ingin Kembangkan Perikanan di Ponpes Langitan Tuban

bloktuban.com | Saturday, 01 May 2021 12:00

Menteri KKP Ingin Kembangkan Perikanan di Ponpes Langitan Tuban

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono pada Sabtu (1/5/2021) siang, mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan di Dusun Mandungan, Desa/Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Dalam kunjungannya Sakti juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada pengasuh salah satu pesantren tertua di Indonesia sekitar pukul 11.21 Wib. Sebelum serah terima digelar diskusi tertutup dan terbatas. Sekaligus ada edukasi Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan) kepada santri.

Bantuan yang diserahkan dari Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu berupa satu ton ikan bandeng. Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan membantu Teripang 500 pack, Teri super crispy 500 pack, Abon ikan 500 pack, cumi crispi 500 pack, dan kripik ikan layur 500 pack.

Kepada reporter blokTuban.com, Menteri Sakti mengatakan, kunjungan kerjanya di bulan Ramadan 1442 H selain menyasar ke pelabuhan-pelabuhan juga ke sejumlah pesantren.

"Tadi kami diskusi dengan pengasuh Ponpes Langitan bagaimana cara mengembangkan sektor perikanan di dalam kawasan pesantren," singkatnya.

Sementara itu, KH. Maksum Faqih putra bungsu KH Abdullah Faqih almarhum, pengasuh pondok pesantren Langitan bersyukur dengan kedatangan Menteri KKP di Langitan. Sinergi antara Pemerintah, pesantren, dan ulama memang sudah terjalin lama.

"Semoga kedepannya bisa saling memberi input, karena santri di Langitan banyak yang dari pesisir Pantura. Dengan potensi yang besar itu kita bisa bersinergi untuk membantu para nelayan dan petambak," sambungnya.

Gus Maksum sapaan akrabnya mendorong KKP untuk terus berkontribusi di sektor perikanan di Kabupaten Tuban. Mulai dari pemberian bantuan hingga pendampingan dan menciptakan lapangan pekerjaan.

Di Ponpes Langitan sendiri lingkup basis ekonomi santri sudah tertata dan kedepannyanakan semakin baik. Mulai dari perdagangan, persawahan, perikanan, pertambakan dan lain sebagainya.

"Pondok itu sudah menjadi acuan. Ketika butuh sesuatu datanglah ke Langitan maka semuanya sudah ada," imbunya.

Dalam kunjungan Menteri KKP, hadir pula Bupati Tuban, Fathul Huda, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Tuban, Amenan dan tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diakominfo) Tuban.

Sekedar diketahui, selain dijadwalkan ke Tuban hari ini Menteri KKP juga bertolak ke Lamongan. Sasarannya di Pelabuhan Nusantara Brondong, Pesantren Sunan Drajat, dan pabrik garam di Pesantren Sunan Drajat. [ali/mu]

Tag : menteri kkp, menteri kelautan dan perikanan, ponpes langitan, pondok langitan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat