20:00 . Omset Penjual Hewan Kurban Dadakan di Tuban Rp10-15 Juta Sehari   |   19:00 . Dear Warga, Cek Label Sehat Sebelum Beli Hewan Kurban di Tuban   |   18:00 . Domba Lokal Bertanduk Banyak Diburu di Tuban, Segini Kisaran Harganya   |   17:00 . Sudah 2.525 Warga Tuban Terekam Mobil INCAR, Polisi: Kebiasaan Baik Harus Dipaksa   |   16:00 . Ikuti Program Revitalisasi, KUA Tuban dan Soko Dimonev Kemenag RI   |   15:00 . Punya Sejarah 70 Tahun, Asosiasi Dokter Medis Sedunia Hanya Akui IDI Organisasi Dokter di Indonesia   |   14:00 . Harga Kambing Kurban di Tuban Termahal Rp7 Juta per Ekor, Penjual: Gratis Ongkos Kirim   |   13:00 . Mengenal Demokrasi dalam Perspektif Masyarakat   |   12:00 . Rupa Sesaji di Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:30 . Ini Doa Saat Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:00 . Lirik Lagu dan Chord Luka Sekerat Rasa - Cover Maulana Ardiansyah (Live Ska Reggae Trending on Youtube)   |   10:30 . Memberi Makan Kera Bektiharjo Tuban   |   10:00 . Tradisi Manganan Bektiharjo Tuban: Memberi Makan Ikan   |   09:30 . Manganan Bektiharjo Tuban Setiap Rabu Pon   |   09:00 . 6 Juli 2022 Emas Antam Anjlok Rp 977 Ribu, Turun Rp 12.000 Per Gram   |  
Wed, 06 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Motor Bising, Pelajar Asal Montong Dihukum dengar Suara Knalpot Modifikasi

bloktuban.com | Sunday, 18 April 2021 10:00

Motor Bising, Pelajar Asal Montong Dihukum dengar Suara Knalpot Modifikasi

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Lokasi Kecelakaan Lalu lintas (Laka Lantas) beruntun yang melibatkan tiga motor sekaligus di Jalan Soekarno-Hatta turut Kelurahan Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban waktu lalu terus mendapat pantauan petugas gabungan.

Pada razia Sabtu (17/4/2021) malam, terpantau masih banyak puluhan pemuda nongkrong di jalan Nasional tersebut. Kedatangan petugas gabungan sontak membubarkan tongkrongan pemuda dari berbagai kecamatan di Tuban.

Nasib apes dialami seorang pemuda asal Kecamatan Montong. Dari sekian temannya yang berhasil menghindari petugas, justru ia terlambat menyalakan motornya.

Alhasil pelajar SMK di Tuban Selatan ini harus bertanggungjawab karena sudah memodifikasi knalpotnya dengan suara berisik. Di hadapan petugas, ia diberi efek jera disuruh mendengarkan suara kenalpotnya yang bising.

Kurang dari 30 detik, suara kenalpot tersebut membuat telinganya sakit. Karena tidak kuat mendengarkan suaranya, pemuda tersebut sempat terpental menjauhi suara kenalpot.

Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP Chakim Amrullah mengatakan, upaya antisipasi balap liar petugas gabungan terus patroli di jam rawan seperti menjelang buka puasa, dan saat sahur.

"Ada satu pemuda yang diberi efek jera oleh petugas. Dia kami beri edukasi supaya tidak lagi melakukan balap liar, STNKnya disita dan boleh diambil di Kantor Satpol PP dengan syarat kenalpotnya sudah diganti normal," ujar Chakim kepada blokTuban.com.

Selain antisipasi balap liar, petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga melakukan kegiatan yustisi penegakan protokol kesehatan dan pengawasan PPKM Mikro. Hasilnya ada 19 pelanggar dengan barang jaminan Handphone 12 buah, enam KTP dan satu STNK.

Untuk berjaga-jaga, mobil patroli dari Polsek Jenu masih standby di Jalan Soekarno Hatta pada pukul 00.00 Wib. Sedangkan rombongan petugas gabungan masih menyisir dan membubarkan pemuda yang terindikasi mau melakukan balapan liar di bulan Ramadan. [ali/col]

 

 

Tag : Knalpot, bising, suara



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat