18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |   20:00 . Sapa Warga Binaan di Lapas, Wabup Tuban Harap Setelah Bebas Warga Binaan Bisa Mandiri   |   20:00 . BUMDes Ngadirejo, Hadir untuk Tingkatkan Perekonomian Desa   |   19:00 . Polisi Pasang Imbauan Larangan Parkir dan Bermain di Jembatan TBT   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kakek Gantung Diri di Pohon Mangga Hebohkan Warga Prambontergayang

bloktuban.com | Saturday, 17 April 2021 18:00

Kakek Gantung Diri di Pohon Mangga Hebohkan Warga Prambontergayang

Reporter : M. Anang Febri

blokTuban.com - Warga sekitar Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, pagi tadi dihebohkan oleh penemuan seorang kakek yang gantung diri di sebuah pohon mangga area kebun RT/RW 03/12 desa setempat, Sabtu (17/4/2021).

Korban yang diketahui bernama Rabani (74), ditemukan gantung diri dan sudah tak bernyawa pertama kali oleh saksi Damar (40) yang saat itu tengah mencari rumput sekira pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan dalam posisi menggantung serta masih berpakaian lengkap. 

Setelah mengetahui kejadian itu, saksi melapor kejadian tersebut kepada Kepala Desa Prambontergayang dan kemudian diteruskan ke Polsek Soko. Tak menunggu lama pasca mendapat laporan kejadian warga gantung diri, personel dari Polsek Soko bergegas menuju lokasi kejadian. 

Polisi lalu melakukan pendataan identitas korban berikut keterangan para saksi. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pun digelar. Pihak keluarga juga tak luput dari pendataan dan dimintai keterangan perihal bagaimana korban sehari-harinya dirumah. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Soko, IPTU Khoirul Amad menuturkan, bahwa korban telah meninggalkan rumah sejak pukul 07.00 WIB pada Jumat (16/4/2021) lalu. 

"Korban sampai malam hari tak pulang ke rumah. Baru, paginya korban ditemukan seorang yang sedang mencari rumput dalam keadaan sudah tergantung," kata Kapolsek Soko.

Ditambahkan Kapolsek, menurut pengakuan dari istri korban, hubungan keluarga dengan korban juga baik-baik saja. 

Setelah jasad korban dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis Puskesmas Prambontergayang, ditemukan luka bekas jeratan tali tampar di leher yang digunakan korban untuk gantung diri. 

"Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun tindak pidana lainnya. Murni karena gantung diri. Keluarga korban juga membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan otopsi," lengkapnya. 

Dari kejadian itu, polisi menyimpan barang bukti berupa tali tampar warna biru yang digunakan korban untuk gantung diri. [feb/col]

 

Tag : Gantung diri, bunuh diri, kakek



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more