17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |   15:00 . FPKB DPRD Kritik Kebijakan Bupati Pangkas Anggaran KONI   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Jangan Beri Anak Balita Camilan Popcorn, Ini Bahayanya!

bloktuban.com | Thursday, 04 February 2021 07:00

Jangan Beri Anak Balita Camilan Popcorn, Ini Bahayanya!

Reporter: -

blokTuban.com - Popcorn mungkin menjadi camilan favorit bagi anak-anak maupun orang dewasa. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang bervariasi sangat cocok mendampingi seseorang menonton film atau sebuah acara.

Beberapa orangtua mungkin juga sudah memberi anak balitanya popcorn, baik buatan sendiri atau beli ketika di suatu acara.

Meskipun camilan ini terlihat tidak berbahaya dan baik buat jajanan anak-anak, tapi camilan ini justru membahayakan anak balita di bawah usia 4 tahun.

Sebagian besar orangtua pasti sudah menyadari bahwa anak-anak tersedak baterai atau maianannya yang berukuran kecil. Tapi, kebanyakan dari mereka belum tahu bahaya tersedak makanan tertentu.

Pada tahun 2019 silam, seorang ibu 3 anak yang salah satu putranya berusia 2 tahun harus dilarikan ke rumah sakit setelah makan popcorn bersama keluarga.

Anak laki-laki itu mengalami batuk dan demam. Setelah pemeriksaan, dokter menemukan bahwa anak balita itu menghirup popcorn hingga ke paru-parunya, yang menyebabkan peradangan.

Beruntungnya dilansir dari Bright Side, dokter masih bisa mengeluarkan sepotong popcorn dari paru-paru anak laki-laki tersebut. Karena itulah, dokter anak tidak menganjurkan anak-anak usia di bawah 4 tahun mengonsumsi popcorn.

Menurut para ahli, anak-anak berisiko lebih besar tersedak hingga mereka berusia 4 tahun. Setelah menginjak usia 4 tahun, anak-anak baru bisa mengunyah makanan yang dikonsumsi dengan baik.

Sebab, gigi geraham mereka sudah tumbuh dan keterampilan mengunyahnya sudah cukup baik untuk memecah makanan menjadi potongan kecil.

Selain itu, anak yang lebih kecil bisa dengan mudah teralihkan oleh hal-hal yang terjadi di sekitar mereka. Hal ini meningkatkan risiko tersedak.

Karena itulah, anak balita dan anak kecil harus selalu didamping orang dewasa ketika makan, berjalan, berlari, tertawa dan makan sambil berbicara yang bisa menyebabkan mereka tersedak.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, makanan untuk anak, balita

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat