17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Awal Tahun, Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu

bloktuban.com | Wednesday, 27 January 2021 16:00

Awal Tahun, Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu terus berupaya menjaga kinerja produksi minyak dan gas bumi (Migas). Dengan meningkatkan kualitas sumur andalan, diklaim akan dapat menjaga asupan energi di negeri ini.

Cepu Field Manager, Afwan Daroni melalui Humasnya, Kautsar Restu Yuda kepada wartawan blokTuban.com menjelaskan di awal tahun 2020, target minyak sebesar 1949 Barrel Oil Per Day (bopd). Sementara target produksi minyak gas bumi sebesar 40.50 MMscfd.

"Itu target seluruh sumur di Blora, Bojonegoro, dan Tuban pada Bulan Januari," terang Restu, Rabu (27/1/2021).

Angka target produksi emas hitam tersebut, merupakan sumur unitisasi andalan yang dimiliki perusahaan plat merah ini. Pihaknya berharap, semua stakeholder terus mendukung hingga tercapainya target.

Perlu diketahui, secara global Pertamina EP akan menambah jumlah sumur pengeboran pada 2021 menjadi 132 pengeboran, 190 workover, dan 3.281 well services dalam mencapai target produksi minyak sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan gas 12 BSCFD pada 2030.

Direktur Pertamina EP Eko Agus Sardjono mengatakan jumlah pengeboran yang akan dilakukan pada tahun depan akan menjadi jumlah pengeboran paling banyak dalam sejarah kegiatan operasional Pertamina EP.

“Tahun 2021, jumlah pengeboran Pertamina EP hampir dua kali lipat dari pengeboran di 2020,” kata Eko.

Ia mengungkapkan, tahun 2020 lalu merupakan tahun yang penuh tantangan. Namun, Pertamina EP optimistis dengan peningkatan jumlah pengeboran akan menahan penurunan natural produksi sehingga produksi Pertamina EP dapat bertambah dan dapat memberi kontribusi optimal terhadap produksi minyak dan gas nasional. [rof/ito]

Tag : produksi, migas, pertamina, ep, asset 4, field, cepu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more