15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |   12:00 . Kades Tegalbang Minta Ada Riset, DLH: Peta Gas Tuban hanya di Sumber Merakurak   |   11:00 . Ketiga Kalinya Gas Keluar dari Galian Sumur Warga Desa Tegalbang   |   10:00 . Lebih Hemat Pakan, Peternak Lele di Tuban Berbagi Trik ke Pemula   |   09:00 . Manfaatkan Tradisi Ritual di Makam Wali untuk Kampanye Vaksinsasi   |   08:00 . Update Corona di Tuban Tambah 3 Kasus Positif Baru   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   21:00 . Langganan Banjir, Ini Kata Perangkat Desa Magersari   |   20:00 . Banjir di Pusat Kota Tuban, Bupati Sebut Sudah Ada Penanganan Konkrit   |   19:00 . Dam Deker Jebol, Puluhan Rumah Warga Simo Terendam Banjir   |   18:00 . Efektif, Kampanye Vaksin Saat Ritual Dawetan Bejagung   |   17:00 . Desa Klutuk Tambakboyo Diterjang Puting Beliung, Bangunan Rumah hingga Warung Hancur   |   16:00 . Surati Gubernur Jatim, Buruh Tuban Tolak Penerapan PP 36 Tahun 2021 di UMK 2022   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Penyintas Covid-19 Diharap Sukarela Donorkan Plasma

bloktuban.com | Tuesday, 29 December 2020 20:00

Penyintas Covid-19 Diharap Sukarela Donorkan Plasma

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Per tanggal 29 Desember 2020, sudah ada 7 calon pendonor dari penyintas Covid-19 yang datang ke PMI Tuban. Dua orang di antaranya OTG dan tidak bisa untuk donor plasma dikarenakan titer antibodi IgG-nya tidak mencukupi. 

Satu orang tidak lolos seleksi anamnesa dokter karena punya riwayat penyakit, empat orang sudah diambil sampelnya, tetapi baru didapatkan dua yang titer Antibodi IgG nya cukup. Satu orang telah diambil malam tadi dan satunya akan dijadwalkan segera.

Pendonor plasma konvalesen pertama yang melakukan Donor di PMI Tuban Senin (28/12) malam adalah Khoirul Afandi (31), Warga Dusun Cumpleng, Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Sebelumnya Khoirul Afandi dinyatakan sembuh dan keluar dari RS Suyudi Paciran Lamongan pada tanggal 2 Desember 2020. Selama 27 hari dia dirawat di rumah sakit dengan gejala berat. 

Di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tuban, ada kabar baik datang dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban, yakni Mesin Donor Plasma Konvalesen telah siap untuk digunakan dan menerima para pendonor yang merupakan para penyintas Covid-19. 

Ketua PMI Kabupaten Tuban, Budi Wiyana mengecek langsung mesin Donor Plasma Konvalesen, Selasa (29/12/2020), guna memastikan bahwa alat yang merupakan Hibah Pemkab Tuban Tahun 2020 ini telah siap digunakan bagi pendonor yang memenuhi persyaratan. 

“Alhamdulillah mesin Donor Plasma Konvalesen ini telah dapat dipergunakan, semalam sudah ada satu orang yang dinyatakan memenuhi syarat telah melakukan donor,” kata Budi Wiyana. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tuban ini menambahkan, selain menunggu vaksin Covid-19, salah satu upaya mempercepat penyembuhan pasien, yakni dengan menyalurkan plasma konvalesen dari penyintas Covid-19, dan pendonor harus memenuhi persyaratan yang ada. 

“Harapannya banyak penyintas Covid-19 dengan suka rela demi kemanusian menjadi pendonor, sehingga dapat membantu pasien yang saat ini masih harus berjuang melawan penyakit akibat dari virus Corona ini,”  harap Budi Wiyana.

Sementara untuk Status Zona merah dengan tingkat penularan yang tinggi, dan jumlah kasus pasien meninggal yang masih cukup banyak di Kabupaten Tuban, harus menjadi perhatian bersama, untuk itu Budi Wiyana mengajak kepada semua masyarakat untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan dengan Disiplin.

Sementara itu, Humas PMI Kabupaten Tuban, Sarju Efendi menjelaskan bahwa Salah satu upaya penyembuhan pasien Covid-19 yaitu dengan terapi plasma konvalesen dari penyintas Corona yang telah sembuh. 

Untuk proses pengambilan Plasma Konvalesen tersebut menggunakan sistem Apheresis dengan Mesin Haemonetic, adapun sistemnya adalah pengambilan darah dari lengan pendonor, masuk ke dalam Alat tersebut dengan sistem Centrifugasi atau pemutaran cepat untuk memisahkan komponen darah. 

Setelah didapatkan plasma akan masuk ke dalam kantong yang sudah disediakan, sedangkan komponen Lain, seperti sel darah merah kembali ke dalam tubuh pendonor tersebut. 

“Untuk semua proses membutuhkan waktu sekitar kurang lebih satu jam, dengan standar pengambilan plasma konvalesen maksimal 15 persen dari total berat badan si pendonor,” tandasnya. [ali/col]

Tag : Donor, plasma



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more