17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Dibanding Tahun Lalu

bloktuban.com | Saturday, 12 December 2020 13:00

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Sepanjang bulan Januari sampai Oktober 2020, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Tuban mencatat terdapat 28 anak yang mengalami kasus kekerasan.

Kepala Bidang (Kabid) PPPA, Anfujatin mengatakan, hingga akhir bulan Oktober 2020 jumlah anak yang menjadi korban kekerasan sebanyak 28 kasus, dengan rincian 11 anak laki-laki dan 17 anak perempuan.

Angka tersebut lebih tinggi dari tahun 2019 yang berjumlah 24 kasus dengan rincian, laki - laki 10 kasus dan perempuan 14 kasus. Sedangkan pada tahun 2018 lalu berjumlah 37 kasus kekerasan dengan rincian 15 anak laki-laki dan 22 anak perempuan.

"Kemungkinan masih banyak lagi tapi belum melapor ke kami," ungkap Anfujatin.

Lebih lanjut, kasus kekerasan yang paling banyak, yaitu kekerasan penelantaran dengan jumlah 6 kakus, dan kasus lain - lainnya sebanyak 4 kasus.

"Pelakunya paling banyak dilakukan oleh orang-orang terdekat seperti ayah tiri, ibu tiri dan paman,"imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat ikut aktif melapor apabila di lingkungannya ditemukan kasus kekerasan terhadap anak ataupun perempuan.

"Segera melapor ke satgas, saat ini setiap kecamatan sudah ada satgas pendamping," tuturnya. [nid/ito]
  

Tag : kekerasan, perempuan, anaka, ibu, kasus, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more