19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pertamina EP Tambah Produksi Migas Nasional

bloktuban.com | Saturday, 28 November 2020 18:30

Pertamina EP Tambah Produksi Migas Nasional

Reporter: Parto Sasmito

blokTuban.com - PT Pertamina EP (PEP)  menyelesaikan proyek SP Bambu Besar dan SKG Betung lebih cepat dari target. Kedua proyek tersebut akan menambah produksi minyak sebesar 2.738 barel minyak per hari (bopd) dan gas sebesar 15,52 MMscfd.

Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas, Luky A Yusgiantoro, mengapresiasi kinerja PEP dalam merealisasikan SP Bambu Besar yang lebih cepat dari target.

“Tahun 2020 ini kita sudah berhasil mendapatkan tambahan produksi. Dalam kondisi pandemi Covid-19 dan harga minyak yang rendah, pencapaian ini sangat luar biasa karena untuk mencapainya, dibutuhkan effort tambahan di lapangan,” kata Luky, saat peresmian fasilitas produksi SP Bambu Besar dan SKG Betung yang dilaksanakan secara daring, Jumat (27/11/2020).

Proyek SP Bambu Besar menghasilkan tambahan produksi minyak sebesar 2.738 bopd dan gas 5.52 MMscfd. Serta untuk SKG Betung dapat menjaga produksi gas sebesar 10 MMscfd.

Luky berharap PEP secara berkelanjutan melakukan inovasi, efisiensi dan peningkatan pengelolaan aspek manajemen pengelolaan proyek, kompetensi sumber daya manusia, dan keteknikan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja dalam pemenuhan target-target penyelesaian proyek hulu migas.

Direktur Pengembangan dan Operasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE),  subholding upstream PT Pertamina (Persero), Taufik Adityawarman mengatakan penyelesaian proyek dengan berbagai tantangan di tengah pandemi Covid-19 merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam penyediaan energi nasional.

“Kami sangat mendukung optimalisasi atas asset-asset idle yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sehingga terjadi efisiensi dan dapat direplikasi di tempat lain,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan yang sama Eko Agus Sardjono, Direktur Utama PEP, mengatakan  pencapaian proyek SP Bambu Besar dan  SKG Betung tidak lepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, Kementerian ESDM, SKK Migas, PHE, dan seluruh instansi serta pihak terkait.

“Pencapaian ini diharapkan menjadi booster dan pemicu kepada seluruh perwira Pertamina di seluruh Indonesia agar terus semangat menjadi energi mengabdi untuk Indonesia walau dimasa pandemi Covid-19. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh stakeholder internal dan eksternal dalam mendukung Pertamina EP untuk mencapai target produksi migas nasional,” ujar Eko.

Proyek SP Bambu Besar yang semula ditargetkan onstream pada 2021, berhasil diselesaikan lebih cepat secara bertahap sehingga gas non-associated dapat mengalir pada September 2020. Penyelesaian Fasilitas Gas SP Bambu Besar ini penting dalam upaya menjaga pasokan gas ke industri domestik di Jawa Barat.

Pencapaian Pertamina EP yang ditandai dengan pengaliran gas dari proyek SKG Betung pada 15 November 2020 merupakan pemenuhan komitmen untuk menjaga pasokan gas domestik. Produksi gas SP Betung kemudian dikirim melalui jaringan pipa Sumbagsel yang terhubung dengan industri di Sumatera dan Jawa.

“Fasilitas Produksi SP Bambu Besar dan SKG Betung berhasil diselesaikan dengan koordinasi yang baik dari berbagai pihak, secara efisien, zero accident dan dengan mitigasi risiko pandemi Covid-19,” tandas Eko. [col]

Tag : Pertamina, migas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more