19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

55 Desa Berpotensi Kekeringan, Terbanyak di Kecamatan Soko

bloktuban.com | Wednesday, 16 September 2020 12:00

55 Desa Berpotensi Kekeringan, Terbanyak di Kecamatan Soko

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Musim kemarau menyebabkan pasokan air bersih di Kabupaten Tuban menurun drastis. Tercatat ada 55 desa yang berpotensi kekeringan di tahun 2020.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Yudi Irwanto mengatakan, 55 desa yang berpotensi kekeringan di kemarau tahun ini merupakan usulan camat setempat.

"Usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti tim BPBD dengan melalukam assesment," terang Yudi kepada blokTuban.com, Rabu (16/9/2020).

Data BPBD yang diterima blokTuban.com, ke 55 desa yang dimaksud tersebar di beberapa kecamatan. Mulai Kecamatan Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Parengan, Merakurak, Montong, Senori, Jarirogo, Kenduruan, dan Palang.

Untuk Kecamatan Semanding yang berpotensi kekeringan Desa Sambongrejo di Dusun Drudi (300 kk) dan Randu Banjar (60 kk). Desa Semanding di Dusun Kayen (120 kk), Desa Jadi di Dusun Gembul (20 kk), Jadi (25 kk), Tlogonongko (20 kk), Selang (25 kk), Desa Bektiharko Dusun Medokan (15), Bogor (150 kk). Desa Prunggahan Kulon Dusun Jarum (25 kk), Mojokopek (40 kk), Tlogopule (45 kk), dan Tunah (350 kk).

Sementara dari beberapa kecamatan tersebut yang paling banyak desa kekeringan ada di wilayah Kecamatan Soko. Mulai Desa Menilo Dusun Joklitik (200 kk), Desa Simo Dukuh Krajan (1253 kk), Desa Mojoagung, Jati, Bangunrejo, Sumurcinde, Nguruan, PrambonTergayang, Rahayu, Mentoro, Cekalang, dan Pandangagung.

Di Kecamatan Grabagan ada tiga desa terdampak kekeringan yaitu Desa Grabagan, Gesikan, dan Ngandong. Kecamatan Rengel ada Desa Sawahan, Maibit, Rengel, Punggulrejo, dan Sumberejo.

Di Kecamatan Parengan potensi kekeringan terjadi di Desa Dagangan, Pacing, Brangkal, Margorejo, Kumpulrejo, dan Sembung. Kecamatan Merakurak Desa Tuwiri Kulon dan Pongpongan. Kecamatan Montong Desa Sumurgung, Talangkembar, Tanggulangin, Jetak.

Kecamatan Senori desa yang terdampak yaitu Desa Sidoharjo, Wanglu Kulon, Sendang, Jatisari, Medalem, Leran, Kaligede, dan Katerban. Di Kecamatan Jatirogo meliputi Desa Wotsogo, Sadang, Bader, Jombok.

Kecamatan Kenduruan mencakup desa Jlodro, Tawaran, Sidorejo, Sidomukti. Di Kecamatan Palang baru Desa Ketambul yang terdampak kekeringan.

"Data kami ada 55 desa, 88 dusun dan 20.463 kk terdampak kekeringan," tegas mantan Kabag Umum Pemkab Tuban.

Sebagaimana diketahui, ada tiga klasifikasi kekeringan. Kering langka terbatas I (jarak sumber air 0,1-0,5 Km), kering langka terbatas II (jarak sumber air 0,5-3 Km), dan kering langka terbatas III (jarak sumber air > 3 Km). [ali/ito]

Tag : Kekeringan, tuban, pertanian

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat