15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Sehari, Alat PCR RSUD Koesma Bisa Swab 50 Pasien

bloktuban.com | Thursday, 10 September 2020 16:00

Sehari, Alat PCR RSUD Koesma Bisa Swab 50 Pasien

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban, mulai mengoperasikan polymerase chain reaction (PCR). 

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengatakan, alat PCR sudah mulai dioperasikan beberapa hari yang lalu. 

"Alat ini perlu beberapa tahapan sehingga baru bisa dioperasikan,"ujar Endah. Kamis,(10/9/2020).

Ia menjelaskan, alat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang saat ini, berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koesma Tuban dalam sehari melakukan sweb tes sebanyak 50 orang. 

"Masih butuh proses untuk bisa tes secara masal,"ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan dari zona merah menjadi zona oranye di Kabupaten Tuban disebabkan, kasus pasien baru yang terpapar covid-19 menurun sebanyak 50 persen dari puncak kasus.

"Selain itu juga ada 15 indikator lainnya," ujarnya.

Diantaranya, kasus positif covid-19, PDP dan ODP menurun selama dua minggu lebih dari 50 persen. Kasus kematian pasien positif covid-19 berkurang 50 persen, kenaikan jumlah pasien sembuh selama dua minggu terakhir.

"Jumlah tempat tidur untuk pasien covid-19, mampu menampung sampai dengan lebih dari 20 persen dari jumlah pasien positif covid-19, tandasnya. [nid/ito]

Tag : waspada, corona, ocr, tuban, covid



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more