17:00 . Luka-Luka, Korban Tabrak Lari di Temandang Jalani Perawatan di RSUD   |   16:00 . Skateboard, Olahraga yang Digandrungi Para Pemuda Tuban   |   14:00 . Sedekah Sampah, Program untuk Didik Anak Peduli Daur Ulang Sejak Dini   |   14:00 . Pemuda Bandungrejo Meriahkan Hari Pohon Nasional dengan Pentas Musik dan Tanam Pohon   |   11:00 . Gus Syafiq: Jangan Samakan Muktamar dengan Pemilu, Sudahi Isu Pertikaian   |   07:00 . Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan   |   20:00 . PSHT Tuban Peringati HJT ke728 dengan Festival Pencak Silat   |   19:00 . Cegah Kerusakan Lingkungan, Komunitas Sobat Bumi Unirow Lakukan Ini   |   18:00 . Porkab VI Bawa Nilai Tambah bagi Pelatih Drum Band   |   17:00 . Tagana dan KSB Ronggolawe Adakan Lomba Mewarnai   |   17:00 . Tumbuhkan Kreatifitas di Era Digital, PBSI Unirow Tuban Gelar Pelatihan E-Mading Bagi Pelajar   |   16:00 . Alat Berat Bantuan Pertamina EP Sukowati Field Percepat Perbaikan Tanggul Avour yang Jebol   |   15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Pemerintah Kerja Terukur dan Serius Tangani Covid-19

bloktuban.com | Monday, 15 June 2020 19:00

Reporter: Eddy Purnomo

blokTuban.com - Pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Dari segi komukasi publik, informasi dan kebijakan yang disampaikan pemerintah bertujuan agar seluruh warga menerapkan kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan. Kerja-kerja terukur pemerintah dalam menangani covid-19 ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menangani pandemi.

“Kita harus membangun disiplin dan bergotong-royong di tengah pandemi ini. Jangan menyerah dan terus optimis sehingga tantangan yang kita hadapi ini bisa ditangani,” papar Staf Kepresiden Dr. Moeldoko, pada acara MarkPlus Government Roundtable Series: Komunikasi Publik di Era Digital pada Senin (15/6/2020).

Menurut Moeldoko, Presiden sangat serius dalam penanganan Covid-19 dengan memberikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru. Arahan itu berupa, pentingnya menerapkan prakondisi yang ketat. Ke dua, kebijakan yang diterbitkan diputuskan dengan analisa yang cermat. Ke tiga, presiden juga mengingatkan pentingnya persiapan secara matang mengenai pembukaan berbagai sektor secara bertahap.

Arahan ke empat adalah memperkuat koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat RT. Ke lima, presiden meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. “Arahan ini agar masyarakat dapat produktif dan aman dari penularan Covid-19,” tegas Moeldoko.

Founder & Chairman MarkPlus, Hermawan Kartajaya mengatakan, pemerintah sudah melakukan penanganan pandemik Covid-19 secara terukur. Bahkan, kekhawatiran terjadi gelombang kedua Covid-19 sudah dipikirkan dengan matang. “Meski demikian, kita tetap harus waspada setidaknya sampai vaksin ditemukan,” ujar Hermawan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti pada webinar itu menjelaskan, berbagai survei di luar negeri menunjukkan hal yang positif mengenai Indonesia. Misalnya, survei yang dilakukan CEO Magazine yang menganalis 80 negara di dunia. Hasilnya, skor Indonesia berada pada urutan terbaik keempat setelah Singapura, Inggris dan Polandia dalam penangangan Covid-19. “Dari sektor ekonomi , Indonesia termasuk baik untuk investasi,” ujar Niken.

Menurut Niken, di tengah upaya serius pemerintah, tak sedikit informasi yang menyesatkan atau disinformasi terkait Covid-19. Keminfo setiaip hari memonitor informasi atau hoax, terhitung dari akhir Januari hingga Juni ini sudah terdapat 850 jenis hoax.

“Kalau satu hoax saja diviralkan, akan sangat menyesatkan. Misalnya, hoax yang beberapa hari ini viral mengenai obat aspirin dan jus lemon yang dikatakan sangat manjur untuk menangani Covid-19. Padahal bisa menyebabkan keracunan,” pungkas Niken.

 

Tag : Stafsus, president, corona



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more