18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |   20:00 . Sapa Warga Binaan di Lapas, Wabup Tuban Harap Setelah Bebas Warga Binaan Bisa Mandiri   |   20:00 . BUMDes Ngadirejo, Hadir untuk Tingkatkan Perekonomian Desa   |   19:00 . Polisi Pasang Imbauan Larangan Parkir dan Bermain di Jembatan TBT   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pembebasan Lahan Kilang Minyak dan Petrokimia di Tuban Tinggal 8 Persen

bloktuban.com | Monday, 01 June 2020 10:00

Reporter : Ali Imron

 

blokTuban.com - Dari total lahan yang dibutuhkan untuk proyek kilang minyak dan petrokimia di Kabupaten Tuban, 92 persen lahan di antaranya telah dibebaskan. Proyek ini sempat terhenti beberapa saat sejak 2017 dengan nilai proyek Rp211,9 triliun, Senin (1/6/2020).

 

Direktur Promosi Sektoral BKPM, Imam Soejoedi dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan penyelesaian proyek ini adalah prioritas pemerintah. Tujuannya untuk membangun hilirisasi industri di dalam negeri.

 

"Sehingga Indonesia dapat mengurangi defisit neraca impor, ketergantungan akan impor minyak, dan membangun ketahanan energi nasional," terangnya.

 

BKPM sendiri memasukkan proyek kilang minyak di Tuban dalam daftar Rp 708 triliun investasi mangkrak. Semenjak kerjasama antara Pertamina dan mitranya asal Rusia, Rosneft Oil Company proyek terkendala lahan. Februari 2020 proyek dilanjutkan setelah ada komunikasi dengan masyarakat.

 

Proyek yang berada di Kecamatan Jenu yang menempati lahan KLHK dan warga Desa Wadung, Kaliuntu, dan Sumurgeneng ini miliki PT. Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia, yang merupakan usaha patungan antara Pertamina dengan saham 55 persen dan mitranya 45 persen.

 

"Proyek ini bagian dari New Grass Root Refinery (NGRR) yang dibangun Pertamina untuk memebuhi kebutuhan energi dalam negeri dan memproduksi Petrokimia berkualitas tinggi," imbuhnya.

 

Kendati demikian, dalam rapat terbatas 18 April 2019 Presiden Jokowi memberikan arahan tegas untuk memfasilitasi investor di sektor petrokimia untuk dapat diberi insentif investasi tax holiday. Hal ini untuk mengantisipasi kendala pembebasan lahan, perijinan hingga penyelesaian kontrak. [ali/ono]

 

 

Tag : pembebasanlahan, kilang, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more