17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

15 Warga Tuban Jalani Pengambilan Sampel Swab

bloktuban.com | Thursday, 14 May 2020 16:00

15 Warga Tuban Jalani Pengambilan Sampel Swab

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sebanyak 15 orang di Kabupaten Tuban menjalani pemeriksaan pengambilan sampel Swab Test di RSUD dr. R Koesma Tuban, Kamis (14/5/2020). Dari ke-15 orang tersebut, 3 diantarannya merupakan pedagang di Pasar Bongkaran Tuban.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Khomariyati menyampaikan, 15 orang yang menjalani pengambilan sampel Swab Test adalah mereka yang sebelumnya dinyatakan reaktif dari hasil Rapid Test.

"Ada 15 orang yang menjalani pengambilan sampel Swab Test, mereka sebelumnya reaktif saat dilakukan Rapid Test," terang Endah saat dikonfirmasi blokTuban.com.

Lebih lanjut, Sekretaris Dinas Kesehatan tersebut menambahkan, dari ke 15 orang tersebut 3 orang diantarannya merupakan pedagang di Pasar Bongkaran Tuban yang reaktif saat dilakukan Rapid Test massal pada Rabu (13/5/2020) dini hari.

Sedangkan sisannya merupakan orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif dan berstatus OTG sekaligus PDP yang reaktif saat di Rapid Test. "Iya 3 orang adalah pedagang di Pasar Bongkaran Tuban dan lainya dari hasil Tracking," tandas Endah.

Selajutnya, sampel Swab Test yang telah diambil tersebut akan dikirimkan ke Lab Surabaya dan hasilnya akan diketahui 7-10 hari ke depan.

Sementara itu berdasarkan peta persebaran Covid-19 per Rabu (13/5/2020), jumlah ODP ada sebanyak 601 orang dengan jumlah yang selesai di pantau 479 orang.

Sedangkan jumlah komulatif PDP ada 39 orang dengan rincian 13 sembuh, 18 masih dalam perawatan dan 8 PDP meninggal dunia. Kemudian, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 ada 12 orangdengan rincian 1 sembuh, 2 meninggal dunia dan 9 orang di rawat dan diisolasi di rumah sakit.[hud/rom]

Tag : Covid 19, corona



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more