10:00 . Berakhir 5 Juni 2022, Segera Daftarkan Diri di Program Kampus Mengajar Angkatan 4   |   09:00 . Subsidi Minyak Goreng Berakhir 31 Mei, Tiga Pilar Jatirogo Cek Stok di Pasar Tradisional   |   08:00 . Bahaya Makan Mie Instan yang Perlu Diwaspadai, Hindari Mengonsumsinya Terlalu Sering   |   18:00 . Sejumlah Nelayan Palang Nekat Melaut Meski Ancaman Ombak Tinggi   |   17:00 . Info Grafis : Fakta Banjir Rob di Tuban   |   16:00 . 593 CJH Latihan Manasik Haji di Lapangan Perumdin SIG Ghopo Tuban   |   15:00 . Wabah PMK Merebak, Penjualan Daging Sapi di Plumpang Masih Stabil   |   14:00 . Waspada! Angka Kasus PMK di Tuban Naik, Sapi Terinfeksi Menyebar di 14 Kecamatan   |   13:00 . Jasad Nelayan Lamongan Ditemukan Mengapung di Perairan Tuban, Ini Identitasnya   |   12:00 . 5 Perguruan Silat Jenu Komitmen Ciptakan Suasana Kondusif di Kawasan Industri   |   11:00 . Sesalkan Pembangunan Jembatan Glendeng Buru-buru, KNPI: Pemkab Tuban Rugikan Pengguna Jalan   |   10:00 . Sampah Meluber Pasca Banjir Rob, Pedagang di Pantai Magrove Tuban Mulai Bersih-bersih   |   09:00 . Fasilitas Olahraga di Tuban Rusak Diterjang Ombak, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta   |   08:00 . Ini Keunggulan Bumbu Dapur Menjadi Bahan Herbal Sebagai Obat Batuk   |   19:00 . Kandang Rusak Diterjang Banjir Rob, Peternak Ayam Aduan Rugi Rp10 Juta   |  
Fri, 27 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Selama Pandemi, Konsumsi BBM di Jatim Turun Lebih 10 Persen, LPG Naik Tipis

bloktuban.com | Thursday, 30 April 2020 08:00

Selama Pandemi, Konsumsi BBM di Jatim Turun Lebih 10 Persen, LPG Naik Tipis

ket foto: ilustrasi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Selama masa pandemi Covid-19, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V mencatat konsumsi BBM di Jawa Timur secara umum trendnya turun lebih dari 10 persen. Sementara konsumsi LPG naik tipis.

"Untuk Gasoline, bulan April ini ada penurunan sekitar 22.5 persen dari normal (Januari-Februari). Untuk Gasoil, turun sekitar 20% dari normal. Sedangkan LPG, ada kenaikan tipis 2 persen," terang Manager Communication, Relation & CSR MOR V, Rustam Aji kepada blokTuban.com, Kamis (30/4/2020).

Sementara dalam keterangan resminya, menjelang bulan suci Ramadhan 1441 H, Pertamina MOR V membentuk Satgas Ramadhan, Idul Fitri dan COVID-19 (Rafico 2020). Pertamina memastikan pasokan energi selama Ramadhan 1441 H ini aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Timur.

Satgas ini bertugas memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji, serta mulai aktif sejak 8 April hingga 8 Juni 2020. Selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2020, Pertamina memprediksi terjadinya penurunan konsumsi BBM di Provinsi Jawa Timur, dibanding kondisi normal di awal tahun. Prediksi penurunan ini terkait adanya dampak dari berkurangnya mobilitas warga selama masa pandemi.

BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo), diperkirakan menurun 27 persen sama seperti di bulan April 2020 ini. "Konsumsi Gasoline untuk April ini rata-rata sebesar 9.500 kilo liter (KL) per hari, dari kondisi normal Januari dan Februari kemarin dengan volume 12.900 KL per hari," jelasnya.

Sedangkan untuk BBM jenis Gas Oil (Bio Solar, Dex, Dexlite), penurunan konsumsi diprediksi sekitar 18 persen dibanding kondisi normal di Januari dan Februari, juga sama dengan bulan April. Pada bulan April ini, konsumsi rata-rata Gas Oil di Jawa Timur sebesar 4.900 KL per hari. Jumlah ini turun jika dibandingkan dengan konsumsi di awal tahun sebesar 6.000 KL per hari.

"Tim Satgas Rafico 2020 akan memonitor perkembangan penyaluran BBM setiap hari, dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi apabila ada perkembangan," katanya.

Rustam juga menjelaskan, adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah Jawa Timur, serta larangan mudik dari Pemerintah, berpotensi menyebabkan konsumsi Gasoline dan Gasoil justru turun dibandingkan di bulan April 2020.

Sementara itu, untuk konsumsi Elpiji 3 KG di Provinsi Jawa Timur selama Ramadhan 2020 diprediksi meningkat 2-3 persen dibanding kondisi Januari-Februari yang mencapai 3.900 metrik ton (MT) per hari.

Peningkatan ini disebabkan kondisi masyarakat yang lebih banyak berkegiatan di rumah, dan momentum bulan Ramadan 2020 yang membuat kegiatan memasak semakin tinggi.

Peningkatan ini lebih kecil dibandingkan masa Satgas RAFI 2019 lalu yang mencapai 6-7 persen, terkait adanya pembatasan kegiatan yang melibatkan keramaian seperti buka bersama atau pengajian.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG di pangkalan resmi yang memiliki papan nama atau spanduk terpasang di areal pangkalan.

Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG. Meski dalam kondisi pandemi, Satgas Rafico 2020 tetap beroperasi normal. Pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dilaksanakan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan COVID-19.

"Hingga saat ini, Pertamina tetap memberikan pelayanan untuk kebutuhan energi masyarakat, salah satu caranya adalah dengan menerapkan fit to work dan cek kesehatan untuk awak mobil tangki yang mendistribusikan BBM," ujarnya.

Semangat menyalurkan energi ini juga berkoordinasi dengan SPBU-SPBU dengan memberikan alat preventif medis seperti masker, sarung tangan, serta hand sanitizer kepada operator sebagai garda depan Pertamina dalam menyalurkan BBM kepada konsumen.

"Kepada pekerja di area operasi, kami menerapkan prosedur standar seperti pengukuran suhu tubuh pekerja yang akan melaksanakan tugasnya serta memberikan pengaturan jam kerja yang baik untuk menjaga stamina dari para pekerja ini," ujarnya.

Pertamina juga mengimbau agar konsumen membiasakan untuk bertransaksi secara cashless melalui aplikasi MyPertamina, untuk mengurangi potensi penyebaran virus melalui uang tunai.

Sebagai BUMN yang berperan strategis melayani energi, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi tetap berjalan baik, dengan tetap memperkirakan kenaikan konsumsi elpiji dan penurunan pemakaian BBM.

Rustam menegaskan masyarakat Jawa Timur tidak perlu khawatir, karena BBM dan Elpiji cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam peningkatan pelayanan Pertamina dan melaporkan apabila terjadi kendala dan hambatan distribusi produk Pertamina melalui Pertamina Call Center di nomor 135. [ali/ono]

Tag : pertamina, morv, migas, elpiji



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 May 2022 14:00

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban

    PDKI Terus Kawal Pembangunan Industri di Tuban Tuban merupakan rumah bagi industri besar skala nasional dan multinasional didalamnya. Sepanjang tahun 2020 realisasi penanaman modal asing (PMA) di Tuban mencapai 5,9 triliun rupiah yang menempatkan Tuban sebagai penyokong...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more