20:00 . Mendag: Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Personel Kodim Tuban Terima Vaksinasi Booster   |   18:00 . Ranting NU Patihan Gelar Perekaman Kartanu   |   17:00 . Hadir di MKNU PCNU Tuban, Begini Pesan Kiai Marzuki untuk Warga NU   |   16:00 . Berikut Tiga Major Project BKKBN untuk Akselerasi Penurunan Stunting 2024   |   14:00 . Ratusan Pekerja Semen Tuban Disuntik Vaksin Booster   |   13:00 . Kasus Omicron Terus Bertambah, Puncak Kenaikan Kasus Diprediksi pada Februari hingga Awal Maret   |   12:00 . Setelah Terbakar Pasar Baru Tuban Berganti Nama   |   11:00 . Dinsos Coret 101 ASN Tuban yang Cairkan Bansos Covid-19 dan Sanksi Pendamping   |   10:00 . Kurang Antusiasme dari Orang Tua, Hanya Sedikit Balita yang Datangi Posyandu   |   09:00 . Berikut Alasan Mengapa Makanan Diet Sehat Cenderung Lebih Mahal   |   08:00 . Pasar Tradisional dan Toko Kelontong Diberi Waktu Sepekan untuk Sesuaikan Harga Minyak Goreng   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |   21:00 . Pandemi Covid-19 Terus Berlanjut, Perajin Gerabah Ngadirejo Berpindah Haluan   |   20:30 . Masa Tanam Selesai, Warga Desa Sugiharjo Rayakan Ulang Tahun Ternak Sapi   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Diisukan Positif Corona, Dokter RSNU Tuban Baru PDP

bloktuban.com | Tuesday, 31 March 2020 09:00

Diisukan Positif Corona, Dokter RSNU Tuban Baru PDP

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Sejak Senin (30/3/2020) kemari, warga Tuban dihebohkan dengan adanya pesan berantai di grup-grup WhatsApp (WA), jika salah satu dokter di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban positif terpapar virus Corona (COVID-19).

Menanggapi hal itu, direktur RSNU Tuban, Didik Suharsoyo angkat bicara. Melalui siaran berita secara resmi pihaknya menyatakan, stafnya itu berstatus Pasien Dalam Pemantauan atau PDP.

"dr. Dwi Cahya Ramadhan Pranoto adalah benar karyawan RSNU Tuban dan saat ini sedang menjalani isolasi di RSUD dr. Soegiri Lamongan terkait dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) dan yang bersangkutan saat ini dalam kondisi baik," terang Didik dalam siaran berita yang diterima blokTuban.com, tertangal 30 Maret 2020.

Baca juga [Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes]

Ditambahkan Didik, seluruh karyawan RSNU Tuban yang pernah kontak dengan yang bersangkutan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Pihaknya juga menandaskan, semua karyawan yang menjalani isolasi terpantau dalam kondisi baik.

Dalam siaran berita tersebut, Didik juga menyebut, RSNU Tuban siap dan mendukung seluruh upaya pemerintah dan masyarakat dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19. Saat ini rumah sakit di Jl. Letda Sucipto No.211, Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban tersebut juga masih beroperasi seperti biasa.

"RSNU Tuban tetap beroperasional seperti biasa dengan menerapkan standar kewaspadaan Covid-19 bagi seluruh pasien, pengunjung, dan karyawan demi keselamatan bersama," pungkasnya. [rof/rom]

Tag : corona, covid 19, pasien, opd, pdp



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more