20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mulai Penghancuran Aspal, Jembatan Barat Digunakan

bloktuban.com | Tuesday, 10 March 2020 12:00

Mulai Penghancuran Aspal, Jembatan Barat Digunakan Tampak Pengerjaan Penghancuran Aspal Dibarengi dengan Pengalihan Jalur dan Penggunaan Jembatan Sebelah Barat



Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Proses pengerjaan jembatan cincin lama yang ada di kawasan Mandungan Widang, Kecamatan Widang, atau perbatasan Tuban dan Lamongan, hari ini sudah masuk tahap awal.

Tampak para pekerja mulai menghancurkan bagan aspal pada jembatan cincin yang ada disebelah timur, menggunakan alat bor secara manual.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Widang yang juga ikut serta kontrol situasi pengerjaan jembatan cincin lama, ketika dikonfirmasi blokTuban.com mengungkapkan bahwa penutupan jalan jalur jembatan sebelah timur telah dilakukan pada Jumat (6/3/2020) sore lalu.

"Jembatan cincim sebelah timur mulai dikerjakan pukul 12.30 siang tadi, dengan pengerjaan penghancuran aspal," kata Kapolsek Widang, AKP Totok Wijanarko S. Pd, Selasa (10/3/2020).

Dengan begitu, sambung Kapolsek Widang, seluruh kendaraan yang melewati jalur Widang-Babat baik dari ataupun ke arah Tuban menggunakan jembatan cincim sebelah barat.

Kendaraan roda empat, bus, maupun angkutan umum masih bisa melewati jalur jembatan cincin sebelah barat seperti biasa. Sementara kendaraan berat dengan tonase 10 ton lebih yang datang dari arah Semarang, dialihkan ke utara melalui jalur Deandles.

"Untuk seluruh pengguna jalan yang melalui jembatan sebelah barat, kami himbau supaya berhati-hati. Karena jalanan jembatan juga banyak lubang. Selalu jaga keselamatan berkendara," pesan Kapolsek Widang kepada pengguna jalan ketika dikonfirmasi blokTuban.com melalui panggilan telepon. [feb/ito]



Tag : jembatan, cincim, babat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more