15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |   12:00 . Kades Tegalbang Minta Ada Riset, DLH: Peta Gas Tuban hanya di Sumber Merakurak   |   11:00 . Ketiga Kalinya Gas Keluar dari Galian Sumur Warga Desa Tegalbang   |   10:00 . Lebih Hemat Pakan, Peternak Lele di Tuban Berbagi Trik ke Pemula   |   09:00 . Manfaatkan Tradisi Ritual di Makam Wali untuk Kampanye Vaksinsasi   |   08:00 . Update Corona di Tuban Tambah 3 Kasus Positif Baru   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   21:00 . Langganan Banjir, Ini Kata Perangkat Desa Magersari   |   20:00 . Banjir di Pusat Kota Tuban, Bupati Sebut Sudah Ada Penanganan Konkrit   |   19:00 . Dam Deker Jebol, Puluhan Rumah Warga Simo Terendam Banjir   |   18:00 . Efektif, Kampanye Vaksin Saat Ritual Dawetan Bejagung   |   17:00 . Desa Klutuk Tambakboyo Diterjang Puting Beliung, Bangunan Rumah hingga Warung Hancur   |   16:00 . Surati Gubernur Jatim, Buruh Tuban Tolak Penerapan PP 36 Tahun 2021 di UMK 2022   |  
Sat, 27 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tak Punya Hati, Segelintir Oknum Manfaatkan Jarah Dagangan

bloktuban.com | Wednesday, 04 March 2020 03:00

Tak Punya Hati, Segelintir Oknum Manfaatkan Jarah Dagangan

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Kebakaran yang terjadi di Pasar Baru Tuban dimanfaatkan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab menjarah barang milik pedagang.

Hingga pukul 01.00 dini hari ini, 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil bantuan pemadam kebakaran dari Kabupaten Bojonegoro masih terus berusaha memadamkan api. Bahkan api kini menjalar sampai ke atap pintu keluar Goa Akbar yang lokasinya tepat di belakang pasar.

Tampaknya kejadian yang menghebohkan ini dimanfaatkan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan. Alhasil sebagian pedagang mengeluh dagangan mengeluh. 

Salah satu pedagang buah Kasmuri (58) mengatakan, lapaknya tidak terkena api namun dagangannya ludes dirampok oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Lapak tidak kena tapi dagangan habis tak tersisa diambil orang," ujar Kasmuri.

Hal tersebut, juga dialami pedagang kelapa muda Eko (34) ia menjelaskan, sebelum terjadi peristiwa kebakaran dagangannya kelapa muda full di lapak dan saat ini tersisa separuhnya.

"Tadi sebelum kebakaran full karena baru di detik saat ini tinggal separo," ujarnya.

Ia berharap, adanya bantuan pengamanan dari petugas keamanan untuk mengamankan dagangan milik pedagang yang berhasil diselamatkan.

"Semoga ada petugas yang membantu mengamankan dagangan warga," tandasnya. [nid/col]

Tag : Pasar, penjarahan, kebakaran



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more