19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Musim Penghujan, Harga Bawang Merah Merosot

bloktuban.com | Monday, 24 February 2020 14:00

Musim Penghujan, Harga Bawang Merah Merosot

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -  Musim penghujan yang intens datang pada bulan Februari 2020 ini, memberi dampak tersendiri bagi para petani bawang merah di Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko.

Pasalnya, tanaman bawang yang ditanam hingga proses panen, mengalami pertumbuhan kurang maksimal sehingga berpengaruh pada harga jual produk dari petani ke pasaran pedagangaupun pengepul.

"Hanya laku Rp 1.500 saja Mas per kilo, soalnya panenan bawang merah kali ini ukurannya kecil. Kalau yang super per Kg Rp 9.000. Harganya merosot," keluh Bambang, petani bawang merah di Dusun Maner, Desa Sumurcinde, Senin (24/2/2020).

Alhasil, warga petani setempat yang menanam bawang merah pun dibuat kecil hati. Dari harga jual normal, yakni Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per Kg, kini turun drastis dibawah 10% harga normalnya.

"Ya mau bagaimana lagi. Waktu ngasih pupuk kemarin, hasilnya nihil. Begitu mupuk, malamnya kena hujan deras. Tanaman ya rusak, nggak bisa maksimal pertumbuhannya," jelasnya lagi.

Hal serupa juga dipaparkan oleh Abidin. Ia mengaku bahwa tanaman bawang merah warga sekitarnya memiliki pertumbuhan daun yang terlalu cepat. Bahkan, bagian daun roboh dan membusuk, namum perkembangan biji belum begitu maksimal.

"Nggak begutu banyak yang tanam, hanya beberapa yang sudah berpengalaman dan cukup modal. Karena memang resikonya tinggi," kata lelaki yang juga sebagai Kepala Dusun di Desa Sumurcinde itu. [feb/ito].

Tag : harga, bawang, tuban, soko



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more