14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Nekat Nambang Pasir di Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Naik Pitam

bloktuban.com | Friday, 10 January 2020 14:00

Nekat Nambang Pasir di Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Naik Pitam

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kapolsek Plumpang, AKP Budi Frihanto pada Jumat (10/1/2020) pagi naik pitam di sekitar tanggul ambles Sungai Bengawan Solo turut Desa Sembungrejo. Gegaranya ada beberapa orang pekerja yang sengaja mengambil pasir dalam radius 1 Kilometer (Km) titik kritis tanggul.

"Mereka melanggar kesepakatan karena hasil pertemuan waktu lalu 1 Km ke barat dan ke timur dari titik ambles harus steril," tutur Kapolsek Budi di lokasi kerja bakti bersama warga Kecamatan Plumpang.

Kapolsek Budi ke lokasi sekitar pukul 06.30 Wib. Dirinya bersama yang lain bahu membahu membenahi tanggul darurat dengan sesek, bambu dan tanah urug yang dimasukkan karung.

Dari seberang sungai, Budi bersama warga lain melihat aktivitas tambang pasir tradisional. Mereka geram kemudian Kapolsek mengajak Danramil dan BBWS menuju lokasi tambang tersebut.

"Saat ini masih kami peringatkan. Kalau diulangi bakal ditindak tegas. Ini demi keamanan bersama," terangnya.

Diprakirakan aktivitas mengambil pasir kali ini diradius 500 meter. Hasil kesepakatan bersama, radius 1 Km dilarang nambang karena masih proses perbaikan tanggul darurat.

Informasi di lapangan, para pekerja tambang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan untuk perahu yang dipakai milik warga Tuban.

Setelah kondisi ini, para pemilik perahu dan penambang pasir bakal dikumpulkan di Kantor Kecamatan Plumpang untuk diberi pembinaan dan sosialisasi.

Beberapa waktu lalu, Kapolres Tuban bersama BPBD dan TNI melakukan patroli di Sungai Bengawan Solo. Sekaligus memastikan di setiap titik berdiri posko bencana. [ali/rom]

Tag : tanggul, tambang pasir



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more