19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

bloktuban.com | Tuesday, 12 November 2019 08:00

Di Serang Hama Tikus, Petani Jagung di Dawung Terancam Gagal Panen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sedikitnya sekitar delapan hektar tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Dawung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban diserang hama tikus.

Akibat serangan hama tikus tersebut para petani mengaku merugi, lantaran tanaman jagung yang tinggal bebera hari lagi akan masuk panen, dipastikan terancam gagal.

Salah satu petani, Aji Waseso (35) mengungkapkan, para petani terancam gagal panen, karena serangan tikus tersebut membuat tanaman jagung yang hampir memasuki masa panen rusak. Bahkan hama tikus menggerogoti biji jagung hingga habis.

“Kami bakal merugi, karena kalau dihitung hasil panen jagung untuk lahan satu hektar bisa mencapai 4 hingga 5 ton," ujar Aji saat ditemui wartawan.

Menurut Aji, hama tikus tersebut menyerang tanaman jagung sejak mulai awal tanam hingga proses pembuahan. Tikus-tikus tersebut merusak batang jagung hingga biji jagung yang siap panen.

“Kalau waktu tanam sebagian tanaman jagung yang diserang batangnya. Sedangkan saat ini tikus menyerang lebih dari setengah tongkol jagung,” terangnya.

Sementara itu petani lain, Rasminto (38) mengaku, para petani resah dengan adanya hama tikus yang sulit untuk dibasmi ini. Sebelumnya, para petani juga telah melakukan berbagai upaya untuk membasmi hama tikus baik dengan memberikan umpan yang dicampur racun dan melakukan gropyok atau menangkap tikus dengan ramai-ramai.

"Kami bersama para petani yang lain sudah melakukan upaya untuk membasmi tikus, namun setiap hari hama tikusnya bertambah banyak," terang Rasminto.

Sebatas diketahui, tanaman jagung yang sudah tidak bisa dipanen karena dimakan tikus ini kemudian dimanfaatkan oleh para petani sebagai pakan ternak.[hud/rom]

Tag : hama tikus, petani jagung

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat