16:00 . Kecelakaan Maut, Pengendara Scoppy Meninggal di Jalur Pantura   |   15:00 . Satya WY Paparkan Soal Transisi Energi di Indonesia pada Pacific Energy Summit   |   14:00 . Bupati Lindra: Pemkab akan Prioritaskan Penguatan Jalan   |   13:00 . Pesan Presiden ke Bupati, Percepat Vaksinasi dan Perketat PPKM   |   12:00 . Pemilik Penginapan di Jenu Diminta Waspada   |   11:00 . Gubernur Khofifah : Bu Haeny Mentor Utama Bupati   |   08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   06:00 . Selamat & Sukses Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |  
Mon, 21 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

BPBD Kirim 500 Lembar Karung dan Sembako Tangani Abrasi di Bancar

bloktuban.com | Monday, 11 November 2019 09:00

BPBD Kirim 500 Lembar Karung dan Sembako Tangani Abrasi di Bancar

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Bencana abrasi telah menerjang pesisir Desa Boncong, Kecamatan Bancar beberapa waktu lalu. Sebagai upaya penanganan, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 10 November 2019 mengirim 500 lembar karung ke lokasi.

Ketika dikonfirmasi Reporter blokTuban.com, Plt. Kalaksa BPBD, Emil Pancoro menjelaskan, dari 65 Kilometer panjang pesisir pantai Bumi Wali hanya Kecamatan Bancar yang rawan abrasi.

Titik abrasi terakhir di Desa Boncong, dengan jumlah terdampak 22 Kepala Keluarga (KK). Selain karung tim juga mendistribusikan logistik berupa 22 paket Sembako.

"Semoga bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bermanfaat," terang Emil, Senin (11/11/2019).

Catatan Pemerintah Desa Boncong, Bancar pada 24 Oktober 2019 ada 15 rumah warga di pesisir yang rusak terdampak abrasi. Bencana tahunan tersebut datang saat peralihan musim, berupa gelombang tinggi disertai angin kencang.

Warga yang bermukim di pesisir Bumi Wali, tidak berani tidur sebelum jam sembilan malam. Di waktu tersebut gelombang dan angin kencang mulai datang. Mereka harus rela begadang hingga pukul 03.00 WIB dini hari, Karena takut sewaktu-waktu gelombang datang menyapu rumahnya.

"Kita tidak berani tidur mas, takut nanti terjadi yang tidak-tidak, kalau ditinggal tidur," ujar Jumi (48) warga Desa Boncong.

Dapur rumahnya, ungkap Jumi juga telah menjadi korban amukan gelombang tinggi. Setiap pagi, dia bersama keluarganya rutinatannya menata ulang batu-batu yang berada di belakang rumahnya sebagai fungsi pemecah ombak. [ali/lis]

Tag : Abrasi x, Karung

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more