15:00 . Warga Tuban Serbu Pasar Murah Berhadiah Gula Pasir   |   14:00 . 20 BUMDesa Tuban Pamer Produk di Event Besti, Pedagang Kebanjiran Berkah   |   13:00 . Peringatan 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Khofifah Harapkan Keberkahan   |   12:00 . Kantor Kejari Tuban Dipenuhi Karangan Bunga, Dukung Pelaporan Alvin Liem   |   11:00 . Fashion Show Gadis Pesisir Tuban 2022 Sukses Digelar di Pantai Semilir Socorejo   |   10:00 . Festival Batik Pantai Semilir 2022 || Pantai SEMILIR   |   09:00 . Empat Film Bioskop NSC Tuban di Akhir Pekan, Pilih yang Mana!   |   08:00 . Prediksi Cuaca Tuban 24 September 2022: Sore Hari Hujan Ringan dan Berawan Tebal   |   07:00 . BPS Laporkan Penurunan Kunjungan Wisata Mancanegara di Jatim   |   06:00 . KONI Jatim Libatkan Hope Physioteraphy di Puslatda Jelang PON XX 2024   |   05:00 . Hadiri 50 Tahun IKA UNAIR di Tuban, Gubernur Khofifah Dijadwalkan Gowes hingga Tanam Mangrove   |   23:00 . Desa Jlodro Tuban Mencekam, Berawal dari Sakit Hati Kakek Bacok Tetangganya hingga Tewas   |   22:00 . Pengurus IKAMI ATTANWIR Tuban Dilantik, Ketum : Kita Harus Kompak dan Semangat   |   21:00 . Diduga Cemarkan Intitusi Kejaksaan di Youtube, Persaja Tuban Laporkan Alvin Liem ke Polisi   |   20:00 . Jadi Souvenir G20, Menparekraf RI Puji Produk Teh Herbal Binaan Pertamina   |  
Sun, 25 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan

bloktuban.com | Monday, 28 October 2019 06:00

Biogas: Energi Terbarukan, Banyak Keuntungan Manfaat biogas dalam rumah tangga untuk sumber memasak

Reporter: Ali Imron

“Ramah lingkungan dan sangat menguntungkan,” kata Sutrisno, warga Desa Glodog, Palang, Tuban, saat ditanya seputar penggunaan biogas di tempat tinggalnya.

Pada 2015, Sutrisno bergabung dengan program Biogas yang difasilitasi oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), atas dukungan SKK Migas. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan penggunaan energi alternatif yang terbarukan.

Energi alternatif biogas dihasilkan dari kotoran hewan (sapi) yang telah terfermentasi dalam reaktor biogas. Kotoran sapi yang telah diproses dalam reaktor biogas tersebut akan kehilangan kandungan gas metana, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk pertanian yang ramah lingkungan. Gasnya dapat digunakan untuk memasak dan penerangan. Sisanya, untuk pupuk.

“Awalnya saya tidak tahu. Ternyata, manfaat biogas tidak hanya untuk rumah tangga, tapi juga untuk pupuk organik yang dapat meningkatkan kekebalan tanaman dari hama penyakit,” ujar Sutrisno yang bertani kacang dan padi.

Keputusannya untuk bergabung dengan program biogas membuka berbagai peluang baru. Salah satunya, ia menjadi anggota  bagian pemasaran, Koperasi Tunas Mekar Abadi. Koperasi berbasis usaha biogas yang berlokasi di Dusun Bentaro, Desa Glodog, Palang, Tuban.

Biogas sebagai sumber penerangan di dalam rumah
Keterangan Foto: Biogas sebagai sumber penerangan di dalam rumah

 Melalui pengolahan kotoran sisa (slurry) dari reaktor biogas, Koperasi Tunas Mekar Abadi berhasil meraup untung dari penjualan 2.100 kilogram pupuk organik ke pelanggan perorangan dan salah satu hotel di Tuban, pada 2018. Berkat pendampingan dari program ini, Koperasi Tunas Mekar Abadi mampu mengelola usaha berbasis biogas yang meliputi; pengumpulan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran pupuk organik yang dinamakan Super Glonik (Suplemen Pertanian Glodog Organik).

Program Biogas merupakan wujud dari komitmen EMCL dalam mempromosikan pemakaian energi alternatif yang terbarukan. Dalam pelaksanaannya, EMCL bekerjasama dengan Yayasan Trukajaya, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang telah berpengalaman dalam pengembangan program biogas bagi masyarakat melalui pemanfaatan kotoran ternak. Melalui program ini, EMCL telah membangun 221 reaktor biogas di tujuh desa di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Penghargaan Platinum dari Corporate Forum for Community Development (CFCD) dan Badan Standardisasi Nasional pada Indonesia Sustainable Development Goals Award 2019 merupakan pengakuan keberhasilan program biogas ini.

“Biogas dapat menjadi solusi energi masa depan. Selain membantu kebutuhan energi rumah tangga, kandang ternak pun menjadi bersih dan kotoran sisanya dapat diolah menjadi nilai tambah untuk pertanian,” ujar Benny Kurniawan, Program Manager LSM Trukajaya.

Di Desa Glodog, sekitar 42 unit reaktor biogas telah dibangun dengan partisipasi penuh dari masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Tunas Mekar Abadi. Melalui koperasi ini, para anggota penerima manfaat program biogas dilatih dan didampingi untuk memiliki keterampilan manajemen usaha, khususnya terkait pemanfaatan biogas. Berbagai kegiatan pendampingan juga dilakukan, termasuk pengembangan tata kelola organisasi, pemetaan potensi pasar, pembangunan rumah pupuk biogas, pelatihan penggunaan biogas, penyuluhan usaha produksi biogas, dan pengembangan desa mandiri energi.

Rohmat, Camat Palang, Kabupaten Tuban, mengaku senang program ini dilaksanakan di wilayahnya. “Sangat bagus sekali dan sangat mendukung produksi pupuk lokal, sehingga perekonomian masyarakat pun ikut terbantu,” ujarnya.

 External Affairs Manager EMCL, Ichwan Arifin, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan yang membantu pemerintah untuk turut mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Selain ramah lingkungan, pemanfaatan biogas juga memberikan harapan baru terhadap pengembangan energi alternatif yang terbarukan, serta peningkatan usaha berbasis biogas,” pungkas Ichwan. “Semoga masyarakat dapat meneruskan program ini secara mandiri dan berkelanjutan setelah memperoleh pelatihan dan pendampingan.” [ali/lis]


Sutrisno, warga asal Desa Glodog, Palang, Tuban, memproses kotoran sapi dalam reaktor biogas di halaman rumahnya.
Keterangan foto: Sutrisno, warga asal Desa Glodog, Palang, Tuban, memproses kotoran sapi dalam reaktor biogas di halaman rumahnya.

Tag : emcl, biogas, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat