17:00 . Luka-Luka, Korban Tabrak Lari di Temandang Jalani Perawatan di RSUD   |   16:00 . Skateboard, Olahraga yang Digandrungi Para Pemuda Tuban   |   14:00 . Sedekah Sampah, Program untuk Didik Anak Peduli Daur Ulang Sejak Dini   |   14:00 . Pemuda Bandungrejo Meriahkan Hari Pohon Nasional dengan Pentas Musik dan Tanam Pohon   |   11:00 . Gus Syafiq: Jangan Samakan Muktamar dengan Pemilu, Sudahi Isu Pertikaian   |   07:00 . Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan   |   20:00 . PSHT Tuban Peringati HJT ke728 dengan Festival Pencak Silat   |   19:00 . Cegah Kerusakan Lingkungan, Komunitas Sobat Bumi Unirow Lakukan Ini   |   18:00 . Porkab VI Bawa Nilai Tambah bagi Pelatih Drum Band   |   17:00 . Tagana dan KSB Ronggolawe Adakan Lomba Mewarnai   |   17:00 . Tumbuhkan Kreatifitas di Era Digital, PBSI Unirow Tuban Gelar Pelatihan E-Mading Bagi Pelajar   |   16:00 . Alat Berat Bantuan Pertamina EP Sukowati Field Percepat Perbaikan Tanggul Avour yang Jebol   |   15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Warga Sekampung 'Dusdusan' Ketupat di Pantai Tuban

bloktuban.com | Wednesday, 12 June 2019 14:00

Warga Sekampung 'Dusdusan' Ketupat di Pantai Tuban

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pantai Desa Keradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Rabu pagi (12/6/2019), riuh dipadati warga sekampung. Mereka berbaur dengan ombak, mandi bareng dengan tujuan membuang sial.

Tradisi 'dusdusan' juga dikenal dengan istilah gopak. Gopak merupakan bahasa lokal warga pesisir Tuban di lima kecamatan. Mulai Palang, Tuban, Jenu, Tambakboyo, dan Bancar.

Kendati demikian, gopak sekampung hanya bisa ditemukan di Gesikharjo. Sebuah desa yang juga ada makam Asmoroqondi ini, konon merawat tradisi nenek moyang sejak dulu.

Tak ada satupun warga yang tak ikut mandi bareng, tahu kapan persisnya tradisi ini dimulai. Rata-rata warga hanya melestarikan dan niat badannya sehat dan dijauhkan segala macam penyakit.

Dusdusan dilakukan tepat di H+7 setelah Lebaran Idul Fitri 1440 H, atau lebaran Ketupat. Usai berdoa di tempat ibadah, warga sekampung serempak menuju pantai.

"Ini rutinan warga Gesikharjo saat Ketupat," ucap Zulaikah ketika ditemui blokTuban.com bersama keluarganya.

Dia percaya jika mandi di laut usai lebaran, bisa menghilangkan pegal-pegal, linu, encok, dan rematik. Harapannya sekeluarganya sehat lahir batin.

Dimas Arifin Setiawan, salah satu bocah Gesikharjo yang ikut gopak sangat gembira. Selain bercengkerama dengan kawan sebayanya, segar adalah yang dirasakannya setelah mandi.

"Sudah lima kali ini ikut mandi dan rasanya segar," terangnya.

Pantauan di lokasi, dusdusan dimulai pukul 06.00-10.00 Wib. Selain warga lokal, warga pendatang yang menikah dengan orang setempat juga ikut mandi dan percaya manfaat tradisi tersebut. [ali/rom]

Tag : lebaran ketupat, tradisi, budaya



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more