14:00 . Kasus Covid-19 Naik, Menko Marves Belum Berpikir Terapkan PPKM Darurat   |   13:00 . Kaya Akan Gizi, Perempuan Ini Sulap Olahan Ikan Tongkol Jadi Abon   |   10:00 . Cerita Pelaku UMKM Mempertahankan Bisnisnya di Tengah Pandemi   |   09:00 . Masih Banyak ODGJ Terlantar, Komunitas Resik Tuban Ingin Bantu Para ODGJ   |   08:00 . Didemo Pemuda Enam Desa, Ini Jawaban Pertamina Rosneft   |   07:00 . Terapkan Isi Piringku dalam Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas   |   20:00 . Kendalikan Omicron Tuban Buat Pamor Keris   |   19:00 . Dulu Warga Kampung Miliarder Kaya Raya, Sekarang Susah Makan Tak Punya Pekerjaan   |   18:00 . Beberapa Hari Nihil, Kasus Covid-19 di Tuban Naik 6 Orang Suspect Dalam Sehari   |   17:00 . Relaksasi Bisa Jadi Cara Penanganan Nyeri Ringan Tanpa Obat   |   16:00 . Juli, Kemenag Tuban Targetkan Anggaran Program Kerja Terealisasi 75 Persen   |   15:00 . Pemuda Kaliuntu Klaim Dapat Pesan Bernada Ancaman Sebelum Demo   |   14:00 . Demo Memanas, Kades Ring 1 GRR Marahi Pegawai Hingga Ancam Lapor Ahok   |   13:00 . Kapolres Tuban Minta Korban Penipuan Investasi Bodong Segera Lapor   |   12:00 . Petani Keluhkan Pupuk Subsidi yang Susah Didapatkan   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Ramai-Ramai Nyekar Saat Lebaran

bloktuban.com | Wednesday, 05 June 2019 16:00

Ramai-Ramai Nyekar Saat Lebaran

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Warga sebagian besar desa di Kabupaten Tuban punya satu tradisi yang tidak pernah tertinggal saat Lebaran. Mereka terbiasa nyekar, atau mengunjungi makam leluhur sesaat setelah melaksanakan Salat Idul Fitri.

Nyekar tidak sekadar mengunjungi makam, tetapi juga menabur bunga dan kirim doa. Sebelum Lebaran, biasanya makam-makam itu juga dirapikan dan dibersihkan.

"Ada Kakek, Nenek dan saudara-saudara orang tua yang dimakamkan di sini," jelas Sujito (40), seorang warga di area pemakaman Dusun Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Rabu (5/6/2019).

Sujito, bersama saudara-saudaranya datang sesaat setelah Salat Idul Fitri. Mereka bahkan belum berkunjung ke kerabat buat silaturahim. "Berdoa dulu buat para orang tua, baru ke para kerabat," lanjutnya.

Tradisi seperti ini sudah turun temurun. Seperti sudah menjadi adat dan kebiasaan yang menyertai di momen Lebaran.

Momen nyekar sedikit banyak membawa dampak ekonomi bagi warga. Kebutuhan kembang dan bunga buat kebutuhan nyekar menjadi peluang usaha dadakan.

"Keseharian saya jual sayur, tapi khusus Lebaran jual bunga. Hasilnya cukup lumayan bisa dapat untung antara 200 sampai 300 ribu sehari," kata Winah (35), penjual bunga. [pur/col]

 

Tag : makam, leluhur



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more