17:00 . Luka-Luka, Korban Tabrak Lari di Temandang Jalani Perawatan di RSUD   |   16:00 . Skateboard, Olahraga yang Digandrungi Para Pemuda Tuban   |   14:00 . Sedekah Sampah, Program untuk Didik Anak Peduli Daur Ulang Sejak Dini   |   14:00 . Pemuda Bandungrejo Meriahkan Hari Pohon Nasional dengan Pentas Musik dan Tanam Pohon   |   11:00 . Gus Syafiq: Jangan Samakan Muktamar dengan Pemilu, Sudahi Isu Pertikaian   |   07:00 . Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan   |   20:00 . PSHT Tuban Peringati HJT ke728 dengan Festival Pencak Silat   |   19:00 . Cegah Kerusakan Lingkungan, Komunitas Sobat Bumi Unirow Lakukan Ini   |   18:00 . Porkab VI Bawa Nilai Tambah bagi Pelatih Drum Band   |   17:00 . Tagana dan KSB Ronggolawe Adakan Lomba Mewarnai   |   17:00 . Tumbuhkan Kreatifitas di Era Digital, PBSI Unirow Tuban Gelar Pelatihan E-Mading Bagi Pelajar   |   16:00 . Alat Berat Bantuan Pertamina EP Sukowati Field Percepat Perbaikan Tanggul Avour yang Jebol   |   15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bubur Muhdor Khas Gulai Kambing Primadona Ramadan

bloktuban.com | Monday, 06 May 2019 15:00

Bubur Muhdor Khas Gulai Kambing Primadona Ramadan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Menu takjil berbuka puasa ini masih jadi primadona dan ditunggu masyarakat di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Bubur Muhdor namanya. Bubur legendaris khas Arab rasa gulai kambing jadi rebutan warga karena mampu bertahan selama delapan dekade sejak 1937.

"Bubur berbumbu gulai tersebut hanya di Ramadan," ucap Takmir Masjid Muhdor Kutorejo, Agil Bunumay, kepada blokTuban.com, Senin (6/5/2019).

Muhdor sendiri merupakan nama masjid yang ada di kampung Kutorejo. Bukan nama khas bubur, hanya karena pembuatannya dilakukan di halaman Masjid Muhdor, masyarakat menamainya bubur Muhdor.

Bubur berwarna merah kecoklatan ini memiliki kekhasan rasa gulai kambing. Bumbu yang digunakan gulai ditambah rempah-rempah, kayu manis, ditambah 20 kelapa.

Sekarang peracik bumbu bubur Muhdor jemaah perempuan masjid di rumahnya masing-masing. Berbeda pada awal mula bubur ini, peracik langsung berbaur di halaman masjid.

Untuk membuat bubur, setiap harinya butuh 28-30 kilogram beras. Beras tersebut diaduk di dalam kuali tembaga setinggi kurang lebih satu meter. Setelah beras mulai mengembang, daging kambing yang sudah dihaluskan sebanyak enam kilogram dimasukkan.

Keunikan lainnya bubur ini dimasak empat orang laki-laki yang sudah ditunjuk oleh takmir masjid. Apabila ada orang lain yang ingin membantu mengaduk diperbolehkan.

Untuk memasak bubur legendaris ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam, yaitu mulai sekitar pukul 12.00 dan selesai pukul 14.30. Setelah itu baru sekira pukul 16:45 WIB, bubur siap dibagikan ke masyarakat sekitar.

"Dulu pada saat penjajahan masyarakat sekitar sangat miskin akhirnya pihak masjid berinisiatif membuat bubur," terang pria keturunan Arab Indonesia panjang lebar.

Dulunya bubur ini diantarkan ke rumah orang miskin, janda, dan anak yatim/piatu. Seiring perkembangan jaman, masyarakat yang menginginkan bubur langsung datang dan mengantre di Masjid Mudhor. Disamping itu, pengurus Musala sekitar yang ingin bubur juga dipersilahkan bawa ember bubur datang ke lokasi. [ali/ito]

Tag : bubur, khas, tuban, mudhor, ramadan, kuliner



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more