15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |   17:00 . Jalin Silaturrahmi Dengan Tokoh Agama, Kapolres Tuban Sambangi Ponpes Manbail Futuh   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kades Glondonggede Tersangka Korupsi Dana Kas Desa 2016

bloktuban.com | Friday, 03 May 2019 12:00

Kades Glondonggede Tersangka Korupsi Dana Kas Desa 2016

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Kepala Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kastur ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana kas desa tahun 2016, oleh Kepolisian Resort (Polres) Tuban.

Tersangka tak bisa mengembalikan uang negara Rp100 juta, yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan kantor desa.

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Priyowasono menjelaskan, dana kas desa yang disiapkan untuk membangun kantor desa itu senilai Rp157 juta, dan hanya bisa dipertanggungjawabkan Rp50 juta.

"Yang Rp7 juta dikembalikan tersangka ke kas desa, dan yang Rp100 juta tak bisa dipertanggungjawabkan," ucap Wakapolres Kompol Teguh, kepada blokTuban.com, dalam pers rilis di Mapolres Tuban, Jumat (3/5/2019).

Karena tersangka tak bisa mengembalikan uang negara ke kas desa, maka diindikasikasin dipakai untuk kepentingan pribadinya. Tindakan ini melanggar Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 8 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pengubahan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

kades-korup1

Adapun ancaman hukumannya minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun. Dendanya minimal Rp50 juta dan maksimal Rp1 miliar.

"Awalnya kita mendapat laporan dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti," tegasnya.

Pada proses penyelidikan ditemukan bukti permulaan, dan ditingkatkan di tahap penyidikan. Proses penyidikan telah dinyatakan lengkap oleh DPU pada 18 Februari 2019 lalu. Tahap duanya tersangka dan barang bukti akan dikirim pada 6 Mei 2019. [ali/rom]

Tag : korupsi, kades, dana, kas desa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more