16:00 . Kecelakaan Maut, Pengendara Scoppy Meninggal di Jalur Pantura   |   15:00 . Satya WY Paparkan Soal Transisi Energi di Indonesia pada Pacific Energy Summit   |   14:00 . Bupati Lindra: Pemkab akan Prioritaskan Penguatan Jalan   |   13:00 . Pesan Presiden ke Bupati, Percepat Vaksinasi dan Perketat PPKM   |   12:00 . Pemilik Penginapan di Jenu Diminta Waspada   |   11:00 . Gubernur Khofifah : Bu Haeny Mentor Utama Bupati   |   08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   06:00 . Selamat & Sukses Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |  
Mon, 21 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

bloktuban.com | Thursday, 28 March 2019 15:00

Kelengkeng Sugihan Tuban, Daging Tebal, Rasa Manis

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Warga Desa Sugihan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, bersiap memperkenalkan salah satu produk pertanian andalan. Buah klengkeng varietas Kateki, yang dibudidayakan petani setempat sejak dua tahun terakhir mulai membuahkan hasil,

Kelengkeng varietas Kateki ini merupakan temuan dari Prof Prakoso, asal Magelang. Bahkan Prakoso juga diketahui ikut melakukan pendampingan secara langsung mulai saat persiapan lahan, tanam, perawatan, sampai panen dan pemasaran.

"Budidaya kelengkeng ini sudah dimulai sejak Desember 2017," jelas Ketua Kelompok Tani Ngudi Tirto Makmur Sugihan, Wiyono, kepada blokTuban.com di perkebunan setempat, Kamis (28/3/2019).

Ada keunggulan kelengkeng dari kebun ini dibanding dari tempat lain. Saat dicoba, daging lebih tebal terlihat membalut biji buah yang kecil, ketika dicoba tekstur buah lebih kenyal dan rasa lebih manis.

"Kami juga tidak menyangka ternyata desa kami juga bisa ditanami kelengkeng," jelas Wiyono.

Sekarang ada 32,5 hektare kebun kelengkeng. Dikelola 76 petani. Jumlah petani kelengkeng diperkirakan bertambah karena banyak yang semakin mendapat keuntungan lebih dibanding menanam komoditas lain.

Memulai budidaya, apalagi dengan skala besar, tidak hanya berpikir soal menanam. Petani juga harus memikirkan pemasaran ketika sudah mulai panen. 

"Kalau terbatas bisa dijual sendiri, tapi kalau panennya banyak harus dipikirkan sistem pemasarannya," kata Kepala Desa Sugihan, Warsito.

Menyiasati itu, desa menjalin kerjasama dengan eksportir buah. Kali ini mereka menggandeng PT Wijaya Fruit asal Surabaya, untuk membeli hasil panen petani kelengkeng.

"Berapa pun jumlahnya mereka (eksportir) siap menampung," jelas Warsito.

Bibit yang ditanam merupakan program dari Kementerian Pertanian. Selain itu juga mendapat bantuan berupa pupuk dan obat tanaman. Saat ini cara tanam mereka menggunakan metode tumpangsari dengan tanaman lain seperti jagung, lombok dan kacang.

"Kami mengharapkan dari petani terus semangat untuk membuktikan kesuksesan hasil pertanian di desa Sugihan. Luas lahan 30 hektar diajukan sertifikasi sehingga resmi dijadikan kebun klengkeng," harapnya.

Panen perdana klengkeng Sugihan dilakukan Kamis (28/3/2019) hari ini. Dihadiri Dirjen Holtikulura Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, dan Pemkab setempat. [pur/col]

Tag : kelengkeng, buah

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more