17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Diduga Ledakan Tabung LPG, 2 Rumah di Prambontergayang Ludes Terbakar

bloktuban.com | Wednesday, 20 February 2019 15:00

Diduga Ledakan Tabung LPG, 2 Rumah di Prambontergayang Ludes Terbakar

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Aksi liar si jago merah kembali berulah di Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko. Kali ini, api meludeskan 2 unit rumah tepatnya di Dusun Kenthi, RT/RW 02/13 Prambontergayang.

Salah satu tetangga depan rumah korban, Tarjo (51) menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Sebelum muncul api membesar, terlebih dulu terdengar ledakan.

"Iya tadi ada bunyi ledakan, terus disusul api muncul tinggi," katanya kepada blokTuban.com, Rabu (20/2/2019).

Dijelaskannya lagi, api langsung bekerja meluluhlantahkan 2 rumah milik keluarga Mbah Karni (65) berikut rumah di belakang milik anaknya Salim (40). Masih kata Tarjo, kronologi kejadian diduga kuat muncul dari ledakan tabung LPG.

Keadaan rumah yang sepi, sambungnya, diperkirakan ketika Salim sedang keluar berdagang jajanan, sedang Masimami ketika memasak lupa matikan kompor, dan ditinggal untuk mengantar anak untuk pergi mengaji.

"Mungkin saja kelupaan. Soalnya rumah juga sepi, suami jualan, dan istrinya nganter anak untuk ngaji," ulasya.

Mengetahui kebakaran yang besar, sebab api melumat bangunan rumah yang berbahan kayu, warga sekitar langsung melakukan upaya padaman secara manual. Nunggu sayang, upaya pemadaman warga tak bisa maksimal.

Sementara itu dari tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPPD Tuban melalui unit Rengel juga tiba di lokasi kejadian. Pantauan blokTuban.com di lapangan, hingga saat ini tim Damkar sedang melakukan pendinginan agar tak terjadi potensi api yang aktif.

"Kita lihat di sini posisi sudah habis, dari BPBD Tuban sudah kita koordinasi untuk kirim bantuan logistik," kata Bobi, salah satu petugas Damkar BPBD Tuban. [feb/ ito]

Tag : kebakaran, tuban, soko



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more