17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kelayapan, PNS Terjaring Razia Saat Jam Kerja

bloktuban.com | Monday, 11 February 2019 09:00

Kelayapan, PNS Terjaring Razia Saat Jam Kerja *Oknum PNS terjaring di Pasar Pramuka Tuban

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Lagi-lagi dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terjaring razia petugas Satpol PP dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Senin (11/2/2019).

Mereka tertangkap basah meninggalkan tanggungjawab pelayanan publik, dan memilih belanja kebutuhan pribadinya.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang menjelaskan, keduanya terjaring di Pasar Pramuka dan Samudra Supermarket. Di antara alasannya adalah jam kosong sampai alasan membeli peralatan yang dibutuhkan sekolah.

"Mereka kami data beserta alasan meninggalkan jam kerja," ujar Joko kepada blokTuban.com di sela razia.

Selain dua PNS, pegawai honorer sampai guru juga kepergok belanja. Mereka tidak didata, tapi hanya diperingatkan untuk belanja di jam istirahat.

Diharapkan melalui razia rutin ini, seluruh PNS dapat disiplin dan bertanggungjawab atas tugasnya. Sanksi disiplin mulai dari teguran lisan, tertulis sampai peringatan tegas.

Selain menyasar tempat belanja, warung kopi yang biasa dipakai mangkal PNS juga didatangi. Di tempat tersebut petugas tidak mendapatkan hasil apapun.

"Razia PNS ini rutin kami lakukan supaya pelayanan publik berjalan dengan baik," pungkas pria ramah ini. [ali/rom]

Tag : pns, razia



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more