21:00 . Susur Sungai, BPBD Tuban Temukan Titik Bantaran Sungai Bengawan Solo Longsor   |   20:00 . Satreskrim Polres Tuban Tetapkan FZ Sebagai Tersangka Kasus Investasi Bodong   |   19:00 . Kapalnya Terbakar, Nelayan Palang Telan Kerugian Rp85 Juta   |   18:00 . Sidang Kedua Terdakwa Sabu Hotel Mustika, Saksi Polisi Diperiksa   |   17:00 . Menko Airlangga: Ada Empat Poin Penting untuk Pengembangan UMKM 2022   |   16:00 . Sidang Perdana Guru Spiritual Tuban Didakwa Setubuhi dan Cabuli Tiga Anak   |   15:00 . Penduduk Miskin Bertambah, KNPI Tuban Tawarkan Solusi ke Dinsos   |   14:00 . Juknis BOP RA Tahun 2022 Disosialisasikan, Ini Kriteria Siswa Penerima Bantuan   |   13:00 . Mahasiswa PMII Menuntut Pemkab Tuntaskan Kemiskinan di Tuban   |   12:00 . Perahu Nelayan Tradisional di Tuban Kota Tenggelam   |   11:00 . Tahun 2022, Jutaan Kelompok Rentan Terima Bansos, Mensos Pastikan Optimalisasi Peran Pendamping Sosial   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |   09:00 . Belalang Goreng, Kuliner Unik dengan Kandungan Protein Tinggi   |   08:00 . Mendag: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000   |   07:00 . Masuk Musim Penghujan, Orangtua Yuk Kenali Gejala Demam Berdarah pada Anak!   |  
Wed, 19 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi

bloktuban.com | Monday, 10 December 2018 17:00

Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Beberapa hari ini, kepompong atau enthung jati menjadi buruan masyarakat di sekitar hutan jati wilayah Kabupaten Tuban. Masyarakat berburu enthung jati untuk dikonsumsi, bahkan tidak sedikit mereka menjual hasil buruanya kepada penggermar masakan dari metamorfosis hewan ulat tersebut. 

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menyarankan agar penggemar masakan enthung jati itu memasaknya dengan sempurna dalam arti tidak dengan asal matang saja.

"Kepompong jati bukan termasuk metamorfosis dari ulat beracun, meski begitu para penggemar masakan ini juga harus memasaknya dengan sempurna," ungkap Sekretaris Dinkes Tuban, Endah Nurul Khomariyati, Senin (10/12/2018).

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi blokTuban.com dia juga menyatakan bahwa enthung jati yang ada setiap pergantian musim ini mempunyai banyak kandungan protein sehingga baik untuk dikonsumsi. "Kandungan proteinnya tinggi, sehingga baik untuk kesehatan bagi yang mau," jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Sumerep (60) mengatakan menyukai masakan enthung jati ini, terlebih cara masaknya digoreng dengan bumbu yang gurih dan pedas. 

"Saya ikut mencari enthung jati, nanti setelah dapat lumayan banyak dimasak sendiri oleh istri untuk dijadikan lauk," pungkasnya.[hud/col]

Tag : enthung, jati, kepompong, ulat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more