07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bunuh Diri di Gedungombo

Korban Diduga Bunuh Diri Karena Depresi

bloktuban.com | Friday, 27 July 2018 18:00

Korban Diduga Bunuh Diri Karena Depresi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Peristiwa gantung diri kembali terjadi di salah satu rumah, di kompleks perumahan baru Cokroaminoto, Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jumat (27/7/2018) sore.

Kali ini, korban gantung diri diketahui bernama Muhammad Noval At-Thoriq (17), seorang pelajar kelas II Sekolah Menengah Atas (SMAN) 1 Tuban yang berasal dari Desa Dahor, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo, motif korban nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dikarenakan depresi. "Dugaan kuat korban nekat gantung diri karena depresi," terang Kapolsek usai mengevakuasi korban.

Kapolsek Semanding mengungkapkan, dari keterangan Bibik/Budhenya yang bernama Mujayanah (40), korban pernah melakukan operasi kelamin dan hingga saat ini setiap melakukan aktifitas fisik korban masih merasakan sakit.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan peristiwa gantung diri dengan menggunakan kain selendang ini pertama kali dikatahui oleh Budhe korban yang mana setiap hari Jumat rutin membesuk korban.

"Saat membesuk, budhenya kaget mengetahui korban gantung diri menggunakan kain selendang tari yang diikatkan pada pentilasi (angin-angin) atas kusen," jelasnya.

Diketahui, korban menempati rumah budhenya itu sejak sekolah di SMAN 1 Tuban, dengan menempati rumah tersebut sendirian korban tidak harus kos di tempat lain. Di sekolah sendiri korban aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler menari.[hud/col]

Tag : bunuh diri, operasi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat