Jatah Pupuk Meningkat, Petani Dituntut Tetap Hemat

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Kendati jatah pupuk meningkat, petani di Kabupaten Tuban dituntut lebih hemat. Himbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Tuban, Rabu (14/2/2018).

Data yang berhasil dihimpun blokTuban.com dari DPKP Tuban menyebutkan, kuota pupuk subsidi 2018 yang dialokasikan untuk petani naik dari 128.000 ton menjadi 130.628 ton.

"Meski jatah pupuk subsidi naik, agar penggunaan pupuk sesuai dengan anjuran penyuluh," tutur Murtadji.

Selain itu, pihaknya sudah memberi arahan kepada penyuluh pertanian, agar petani memaksimalkan penggunaan pupuk organik. Tujuannya agar biaya produksi lebih ringan dan hasilnya tetap melimpah.

"Kita akan selalu berusaha mendampingi petani untuk menggunakan pupuk organik di samping pupuk anorganik tentunya," tandas mantan Camat Bancar itu.

Sekadar diketahui, data yang berhasil dihimpun blokTuban.com, rincian pupuk bersubsidi 2018 terdiri dari, Urea sebanyak 54.901 ton, ZA sebanyak 12.222 ton, Bp-36 sebanyak 8.963 ton, Phonska sebanyak 30.491 ton dan Petroganik sebanyak 24.051 ton. [rof/col]