Panen Durian Tahun Ini Berkurang, Apa Sebabnya?
Reporter: Mochamad Nur Rofiq 
 
blokTuban.com - Petani durian di Desa Jlodro, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, mengaku hasil penen tahun ini sedikit menurun. Hal itu terjadi lantaran musim kemarau yang terlalu singkat. 
 
"Hasil panen durian tahun ini sedikit berkurang dibanding tahun sebelumnya," ujar petani durian, Sumijan (62) saat ditemui di rumahnya beberapa waktu lalu. 
 
Bapak satu anak ini menambahkan, tahun ini tanaman durian di kebunnya hanya berbuah satu kali. Padahal, jika kemaraunya panjang bisa berbuah dan dipanen dua kali. 
 
Selain itu, jumlah raja buah yang runtuh setiap harinya lebih sedikit dibanding musim lalu. Diungkapkan Sumijan, panen musim ini ia hanya bisa memanen dua sak setiap harinya. 
 
"Kalau tahun lalu malah bisa sampai empat sak sekali runtuh," imbuhnya. 
 
Berdasarkan pantauan blokTuban.com di lapangan, dari puluhan pohon durian milik Sumijan, yang berbuah hanya dua pohon. Durian yang ditanam sejak tahun 80-an itu setiap penen bisa menghasilkan uang hingga Rp19 juta per dua pohonnya. [rof/rom]