19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

PT TGE Berhenti Suplai Minyak ke Pertamina?

bloktuban.com | Monday, 12 June 2017 13:00

PT TGE Berhenti Suplai Minyak ke Pertamina?

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Pada bulan ini, PT Tawun Gegunung Energi (TGE) mengaku off menyuplai minyak ke PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Padahal sebelumnya, pada bulan Februari 2017 telah mengirim 10 ribu liter minyak.

Field Manager PT TGE, Ervino ketika ditemui blokTuban.com, Senin (12/6/2017) menyebutkan, sumur tua yang berada di lapangan Gegunung Belanda (GGNB) Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban hasilnya mengalami penurunan.

"Pengiriman di bulan Mei berhenti, sebab hasilnya jauh dari target," kata pria yang akrab disapa Vino itu.

Saat bertemu blokTuban.com di kantornya yang berada di Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Vino mengaku terus berusaha untuk menambah hasil minyak agar bisa penuhi target. Untuk itu, pihak enjinering perusahaan terus melakukan analisa.

"Target kita 100 barrel per hari," tandas pria berkumis itu.

Ketika disinggung hasil minyak sejak Februari hingga April, Vino enggan berkomentar. Dirinya hanya bisa berkata jika TGE belum bisa penuhi target.

Kemudian, apa langkah selanjutnya yang akan ditempuh untuk mencapai target? Pihaknya menegaskan tetap menunggu perintah dari manajerial yang ada di Jakarta. Sebab menurut dia, pihaknya sebagai tim lapangan harus menunggu instruksi dari pusat.

Diberitakan sebelumnya, PT TGE mulai mengumpulkan minyak pada bulan Desember 2016. Kemudian pada bulan Februari 2017 bisa mengirim dua tangki dengan kapasitas sekali kirim 5000 liter.

Dari data yang dimiliki blokTuban.com menyebutkan, setelah sumur minyak tua di lapangan GGNB, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban ditertibkan, Selasa (9/8/2016) silam, sumur tersebut resmi dikelola perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina EP, PT TGE dan Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) Kabupaten Tuban.

Di lapangan GGNB sendiri terdapat 22 sumur tua peninggalan kolonial. Sebanyak 12 sumur dikelola PT TGE. Selebihnya, yang berjumlah 10 sumur dikelola oleh PDAT milik Pemerintah Kabupaten Tuban.[rof/ito]

Tag : pt, tge, pertamina, minyak

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat