09:00 . Penyekatan Arus Balik Dimulai, Puluhan Kendaraan Diputarbalikkan   |   08:00 . Pesan Hoax Ledakan Corona Menyebar hingga Tingkat RT   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   14:00 . Tak Segera Diperbaiki, Jembatan Glendeng Kini Malah Ditutup Total   |   13:00 . Dampak Penyekatan di Tuban, Kasus Harian Corona di Bawah 15   |   12:00 . Walah..!!! Gegara Ini Akses Jembatan Darurat Glendeng Ditutup   |   11:00 . Boleh Silaturahim Tatap Muka, Tapi Tetap Pakai Masker   |   09:00 . Hampir Setahun Diterlantarkan, Kini Jembatan Glendeng Jadi Biang Kemacetan   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Kemenkumham Beri Remisi Khusus 168 Napi di Tuban   |   16:00 . Lebaran, Kawasan Obvitnas di Tuban Dijaga Ketat   |   15:00 . Masa Pandemi, 935 Warga Tuban Daftar Haji   |   13:00 . Jika Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan, Perpusda Harap Bisa Layani Baca Buku di Tempat   |   11:00 . Tunggu Keputusan Pusat, 1.296 Calon Haji Tuban Siap Berangkat Tahun Ini   |   09:00 . Dampak Pandemi, Perpusda Tuban Tak Layani Baca Buku di Tempat   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Harga Cabai Mahal, Ini Cara Menyiasatinya!

bloktuban.com | Friday, 03 March 2017 06:00

Harga Cabai Mahal, Ini Cara Menyiasatinya!

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tingginya pembiayaan produksi tanaman cabai menjadi ancaman petani musim ini. Hal ini dipengaruhi berbagai kendala mulai tingginya curah hujan serta serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) atau hama dan penyakit.

Untuk itu, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) menyebut perlu adanya inovasi yang bisa dilakukan petani maupun masyarakat umum. Tujuannya, agar bisa menjaga stabilitas stok dan harga komuditas cabai.

"Petani dan warga bisa menyiasati kelangkaan yang berimbas pada tingginya harga cabai dengan menerapkan pola tanam sehat dan menyehatkan," kata petugas POPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Maman di Jatirogo, Kamis (2/3/2017).

Dijelaskan Maman, petani bisa melakukan budi daya cabai yang sehat dengan sistem organik. Sebab, saat ini bisa dikatakan tanahnya sedang sakit dan perlu peremajaan tanah dengan memanfaatkan pupuk organik.

"Petani juga bisa menyiasati dengan tanam cabai secara hidroponik," imbuhnya.

Sedangkan bagi petani yang menanam cabai pada media hamparan, bisa melakukan budidaya secara agen hayati. Masyarakat umum juga bisa melakukan hal yang sama dengan memanfaatkan pekarangan yang ramah lingkungan.

"Bagi ibu rumah tangga juga bisa menyiasati mahalnya harga cabai, dengan memanfaatkan media tanam polibag dengan komposisi tiga pupuk, dua tanah, dan satu sekam atau biasanya disebut sistem 321," pungkasnya.[rof/col]

Tag : cabai, mahal, siasat

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more