18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |   10:00 . Wajib Pantau Statistik Batas Nilai Atas dan Bawah yang Diterima SMK di Kabupaten Tuban, Klik Link Berikut   |   09:00 . Ini 4 Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023   |   08:00 . 5 Doa Dijauhkan dari Orang Munafik dan Hal Buruk dalam Hidup   |   07:00 . 9 Bencana Kebakaran di Tuban Sejak Januari-Juli 2022, Salah Satunya Rumah Mantan Kades   |   06:00 . Kebakaran 3 Rumah Warga Tuban Salah Satunya Joglo, Kerugian Hampir Rp2 Milyar   |   23:00 . Atlet Tuban, Pelatih dan Cabor Porprov Jatim Diguyur Bonus Rp5-20 Juta   |   22:00 . Mulai Juli 2022, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Kelas Standar   |  
Tue, 05 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Didik Irawan, Penjual Batu Akik

Setia Bergelut dengan Batu Mulia

bloktuban.com | Wednesday, 25 January 2017 14:00

Setia Bergelut dengan Batu Mulia

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Siang kemarin, lalu lintas Jalan Basuki Rahmat Tuban cukup ramai, begitu juga lapak tempat Didik Irawan menjajakan dagangannya. Bisnis batu akik yang sempat booming dua tahun lalu, rupanya masih setia dilakoni pria kelahiran 1980 silam tersebut.

Bagi Didik yang memiliki panggilan karib Borju tersebut, ia sedang menikmati hobby. Ia bukan menjual lantaran terbuai ketenaran akik. Sebab itu, berdagang batu akik menjadi sumber mata pencaharian yang cukup untuk menghidupi keluarganya.

"Satu bulan rata-rata omzetnya mencapai Rp2 juta sampai Rp5 juta," katanya di sela mengasah batu mulia menjadi batu bernilai ekonomi.

Setiap harinya ia menggelar lapak dari meja persegi panjang di depan Hotel Tropis Tuban. Kendati batu akik tidak seterkenal awal tahun 2015 lalu, ia masih bertahan lantaran ia memang menggemari batu akik sejak duduk di bangku SMA.

"Baru dua tahun ini berjualan secara resmi, sebelumnya jual beli batu akik secara perorangan," kata laki-laki yang memiliki Gemstone Identiciation Card - Natural Grossular Garnet itu.

Ratusan bentuk dan macam batu akik kini ia perjual-belikan. Berbagai macam batu mulia, dari bacan, pirus, permata dan lainnya, serta beberapa bentuk mulai kotak, persegi panjang dan elips dipajang.

Untuk mendapatkan bahan baku batu, tidak jarang ia berburu langsung untuk mendapatkan batu mulia berkualitas. Pacitan dan Purbalingga kerap ia datangi. Sebab harga batu akik juga dipengaruhi kadar kepadatan dan kualitas bahan baku. Sedangkan untuk memasok ring yang berbahan titanium ia mengirim langsung dari Jakarta dan Surabaya.

Laki-laki asal Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban kota ini membandrol cincin bermatakan batu akik dengan harga yang cukup bervariasi. Harga paling murah berkisar Rp150.000, sementara harga termahal bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp3 juta tergantung jenis batuannya.

Tidak jauh dari lapaknya, terdapat alat asah batu. Dari alat tersebut ia mampu memenuhi permintaan pembeli. Dengan itu, ia dapat memuaskan pembeli yang terkadang memiliki keinginan sendiri-sendiri.

"Dari sekian banyak pembeli, yang banyak dari kalangan PNS," ujarnya. [dwi/col]

Tag : batu akik tuban, batu akik



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat