16:00 . Kecelakaan Maut, Pengendara Scoppy Meninggal di Jalur Pantura   |   15:00 . Satya WY Paparkan Soal Transisi Energi di Indonesia pada Pacific Energy Summit   |   14:00 . Bupati Lindra: Pemkab akan Prioritaskan Penguatan Jalan   |   13:00 . Pesan Presiden ke Bupati, Percepat Vaksinasi dan Perketat PPKM   |   12:00 . Pemilik Penginapan di Jenu Diminta Waspada   |   11:00 . Gubernur Khofifah : Bu Haeny Mentor Utama Bupati   |   08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   06:00 . Selamat & Sukses Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |  
Mon, 21 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Warga Kerek Duel Pakai Pedang

bloktuban.com | Saturday, 23 January 2016 20:00

Dua Warga Kerek Duel Pakai Pedang

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Dua orang warga asal Dusun Gesikan, Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, terlibat duel menggunakan senjata tajam jenis pedang, di jalan desa setempat, Sabtu (23/1/2016).

Duel maut ini, melibatkan Komari (33) dan Sampur (30). Keduanya bertemu di jalan sore ini, ketika hujan tengah deras mengguyur Kabupaten Tuban.

Informasi sementara, sebelum berkelahi dua orang tersebut bertemu di dekat salah satu SMP di Kerek dan terlibat cekcok, karena permasalahan sepeda motor. Cekcok kemudian berlanjut dengan perkelahian bersenjata pedang.

"Tadi ketemu di jalan saja," terang Komari, ketika menjalani perawatan di RS Nahdlatul Ulama (NU) Tuban.

Akibat perkelahian ini, Sampur mengalami luka bacok di tangan, kepala, pundak dan juga bagian wajah. Sementara Komari, menderita luka bacok di bagian tangan kiri.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian ini. Beberapa warga yang menyertai dua orang yang bertikai ini juga mengaku tidak tahu.

"Tadi ketika saya ada di lokasi melihat Pak Sampur ini masih terduduk dengan luka penuh darah," kata salah satu tetangga, Wahyudi, kepada blokTuban.com di RSUD Dr R Koesma Tuban.

Sekarang, dua orang warga Dusun Gesikan tersebut mendapatkan perawatan dari rumah sakit yang berbeda. Komari dirawat di RS NU Tuban, sementara Sampur yang mengalami luka lebih parah mendapatkan perawatan di RSUD Dr R Koesma Tuban.

Belum ada keterangan resmi dari Polres Tuban mengenai insiden ini. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan kasus duel maut tersebut. [pur/rom]

Tag : duel

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more