09:00 . Buku Mengawal Program Bantuan Pangan Kupas Dalang E-Warong Fiktif   |   08:00 . Pisang Tanduk Bedoroso, Olahan Pisang Tanduk Pertama di Tuban   |   20:00 . Air Laut dari Pantai Semilir, Bisa Obati Penyakit Kulit?   |   19:00 . Twin Cafe, Pilihan Tempat Nongkrong yang Asyik Bareng Teman   |   18:00 . Uniknya Battle Latte Art, Seni Menghias Kopi dalam Acara Ningrat Market Fest   |   17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   16:00 . Polsek Widang Larang Masyarakat Pasang Perangkap Tikus Listrik   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Warga Kerek Duel Pakai Pedang

bloktuban.com | Saturday, 23 January 2016 20:00

Dua Warga Kerek Duel Pakai Pedang

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Dua orang warga asal Dusun Gesikan, Desa Gemulung, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, terlibat duel menggunakan senjata tajam jenis pedang, di jalan desa setempat, Sabtu (23/1/2016).

Duel maut ini, melibatkan Komari (33) dan Sampur (30). Keduanya bertemu di jalan sore ini, ketika hujan tengah deras mengguyur Kabupaten Tuban.

Informasi sementara, sebelum berkelahi dua orang tersebut bertemu di dekat salah satu SMP di Kerek dan terlibat cekcok, karena permasalahan sepeda motor. Cekcok kemudian berlanjut dengan perkelahian bersenjata pedang.

"Tadi ketemu di jalan saja," terang Komari, ketika menjalani perawatan di RS Nahdlatul Ulama (NU) Tuban.

Akibat perkelahian ini, Sampur mengalami luka bacok di tangan, kepala, pundak dan juga bagian wajah. Sementara Komari, menderita luka bacok di bagian tangan kiri.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian ini. Beberapa warga yang menyertai dua orang yang bertikai ini juga mengaku tidak tahu.

"Tadi ketika saya ada di lokasi melihat Pak Sampur ini masih terduduk dengan luka penuh darah," kata salah satu tetangga, Wahyudi, kepada blokTuban.com di RSUD Dr R Koesma Tuban.

Sekarang, dua orang warga Dusun Gesikan tersebut mendapatkan perawatan dari rumah sakit yang berbeda. Komari dirawat di RS NU Tuban, sementara Sampur yang mengalami luka lebih parah mendapatkan perawatan di RSUD Dr R Koesma Tuban.

Belum ada keterangan resmi dari Polres Tuban mengenai insiden ini. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan kasus duel maut tersebut. [pur/rom]

Tag : duel



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more