18:00 . Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H   |   12:00 . Masjid Agung Tuban Tampung 500 Jamaah Salat Idul Fitri   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   20:00 . Kemenhub Salurkan Paket Sembako Kepada Sopir Angkutan Umum di Tuban   |   19:00 . Dukung Masyarakat di Wilayah Operasinya, EMCL Salurkan 1.320 Sembako   |   18:30 . Live Streaming: Rukyatul Hilal 1 Syawal 1442 H   |   18:00 . Hilal 1 Syawal Tak Terlihat, Puasa Digenapkan 30 Hari   |   17:00 . Sidang Isbat Awal Syawal 1442 H   |   12:00 . TPPI Santuni Anak Yatim dan Berikan Paket Sembako ke Duafa   |   09:00 . Koramil Widang Santuni 1.080 Janda Miskin dan Yatim   |   08:00 . Jelang Idul Fitri, Pesanan Paket Hampers Lebaran Meroket   |   19:00 . Fakta Baru, Ini Cerita Kepala Madrasah yang Jadi Sasaran Pengrusakan   |   15:00 . Dirregident Korlantas Polri Pantau Penyekatan di Perbatasan Jatim-Jateng   |   14:00 . Bantuan Sembako untuk 3.256 KPM di Kecamatan Kerek Dicek Ketat   |   11:00 . Tiga Perusahaan Sektor Pertambangan Selesaikan Aduan THR   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Komisi C: Jaringan Sejenis Gafatar Jangan Sampai Meluas

bloktuban.com | Monday, 18 January 2016 09:00

Komisi C: Jaringan Sejenis Gafatar Jangan Sampai Meluas

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban meminta kepada Polisi dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Tuban untuk mengungkap jaringan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang juga merambah di Kabupaten Tuban.

"Jangan-jangan ada warga lain yang juga ikut terpengaruh dengan Gafatar, selain yang sudah diketahui," jelas Wakil Ketua Komisi C DPRD Tuban, Tri Astuti, Senin (18/1/2016).

Polisi perlu mengungkap jaringan Gafatar dan sejenisnya agar tidak meluas di tengah masyarakat. Sementara Disdikpora, juga harus mewaspadai jaringan ini agar tidak merambah lingkungan pendidikan, yang menjadi sasaran empuk tumbuhnya organisasi-organisasi terlarang.

"Jangan sampai Gafatar dan gerakan-gerakan sejenisnya meluas di Kabupaten Tuban," jelasnya.

Selain itu, perlu dilakukan pemahaman kepada masyarakat. Agar gerakan Gafatar, atau gerakan-gerakan lain tidak masuk di tengah-tengah mereka. Sebab, sekarang banyak organisasi terlarang yang berkedok organisasi sosial untuk menarik masyarakat.

"Adanya Perda akhlak mulia, juga bisa menjadi pegangan bagi Disdikpora untuk menanamkan ajaran ini di lingkungan pendidikan untuk membendung pengaruh organisasi-organisasi terlarang," tandasnya. [pur/ito]

Tag : Komisi C, DPRD, Tuban, Gafatar

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more